oleh

Gerak-Buteng Tuntut Pemda Buteng Segera Bangun Perkantoran Di Labungkari

-HUKRIM-1026 Dilihat

BUTENG, SPIONNEWS.COM – Puluhan massa yang menamakan dirinya Lembaga Gerakan Rakyat Buton Tengah (Gerak-Buteng) menggelar  aksi unjuk rasa di Kantor Bupati dan DPRD Buton Tengah pada Rabu (31/01/2018). Mereka meminta agar Pemerintah Buton Tengah segera membangun perkatoran di Labungkari.

Dalam orasinya Orator Gerak-Buteng, Ramadan menyatakan aksi unjuk rasa yang pihaknya lakukan tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap Pemerintah Buton Tengah karena hingga saat ini belum juga melakukan pembangunan perkantoran, padahal pembangunan perkantoran di Labungkari itu telah diamanatkan dalam Pasal 7 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2014 Tentang Pembentukan Kabupaten Buton Tengah.

“Permasalahan yang terjadi saat ini ibukota Buton Tengah yaitu Labungkari seperti yang pernah dikatakan bahwa pembangunan-pembangunan kantor akan dibangun disana (Labungkari, red), namun kemudian fenomena hari ini tidak ada pembangunan satu pun disana, daerah Labungkari hanya hutan yang tumbuh, apakah itu yang terlihat sebagai ibukota kita,” teriak Ramadhan.

Selain tuntutan itu disampaikan dalam orasi Orator, juga Gerak Buteng menguraikannya secara tegas didalam press releasenya  yang memuat sedikitnya tiga poin penting, seperti meminta kejelasan dan keterangan dari Pemda, serta bukti jika Labungkari adalah ibukota Kabupaten Buton Tengah, agar Pemerintah Daerah menyelesaikan persoalan sengketa tanah di Labungkari sebagai ibukota Buton Tengah, mendesak pihak Pemerintah Daerah dan DPRD Buteng untuk segera menganggarkan pembangunan infrastruktur perkantoran Pemerintah Daerah Buton Tengah di Labungkari.

Hal senada juga dinyatakan secara tegas oleh aktivis senior, Idris Samadara menyatakan, pembangunan perkantoran di Labungkari merupakan hal serius, olehnya itu Pemerintah Buteng diminta segera menindak lanjutinya.

“Kami minta kejelasan, kenapa di Labungkari sampai saat ini tidak ada aktivitas, jangan sampai pihak Pemerintah Daerah  sengaja tidak melakukan pembangunan tersebut,” tutur Idris.

Kata Idris, sebelum aksi itu dilakukan, pihaknya sebelumnya telah bertanya kepada sejumlah masyarakat pemilik lahan di Labungkari, dan oleh masyarakat pemilik lahan tersebut menyatakan kalau lahan di Labungkari tersebut benar sudah dihibahkan kepada Pemda Buteng untuk pembangunan infrastruktur.

“Jangan coba-coba mengeluarkan alasan dan mengatakan bahwa lahan di Labungkari hari ini bersengketa, karena itu sudah dihibahkan,” tegas Idris.

Massa Gerak-Buteng mengancam akan menduduki Kantor Bupati dan DPRD Buteng bila Pemerintah Buteng tidak segera melanksanakan sejumlah tuntutan itu. (Laskar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed