oleh

Plt. Gubernur Sultra Resmikan Gedung Pasar Wameo

-HEADLINE-569 Dilihat

BAUBAU, SPIONNEWS.COM – Plt. Gubernur Sulawesi Tenggara, Saleh Lasata meresmikan Gedung Pasar Rakyat Wameo Kota Baubau, Senin pagi (5/2/2018).

Usai kegiatan peresmian Saleh Lasata dalam sambutannya menyatakan, Pasar Wameo merupakan Pasar Rakyat yang berfungsi sebagai simpul ekonomi yang diharapkan tumbuhnya ekonomi kerakyatan di tengah pasar-pasar modern dewasa ini, apalagi Kota Baubau dikenal sebagai kawasan perekonomian di Sulawesi Tenggara sejak dahulu.

Dalam kesempatan itu pula Saleh Lasata menyampaikan apresiasi terhadap Pj. Walikota Baubau saat ini sebagai pemimpin inovatif yang telah mampu menganalisis tugas pokoknya. “Kendati hanya setahun, tetapi saya yakin Pj. Walikota bisa menyimpan kenangan yang baik. Sebab ia (Pj. Walikota Baubau, red) punya mimpi besar terhadap kota ini,” ucapnya Senin (5/02/2018).

Selain itu dalam kesempatan itu pula pasangan H. Nur Alam itu sekaligus berpamitan kepada seluruh masyarakat yang berada di Pasar Wameo khususnya dan Kota Baubau umumnya sebab kepemimpinannya tidak lama lagi akan berakhir.

Di tempat yang sama Pj. Walikota Baubau Hado Hasina juga menambahkan, tidak hanya pasar Wameo, tetapi pihaknya juga akan melakukan pembenahan ekonomis di kawasan Stadion Betoambari termasuk penataan sejumlah kawasan strategis termasuk soft opening di akhir tahun, menjadikan terminal Lakologou sebagai terminal terbesar di Sulawesi Tenggara.

“Jika fungsi Lakologou sebagai pusat terminal di kawasan Kepulauan Buton, yang sentralnya di Kawasan itu,” tuturnya.

Di akhir sambutannya Hado Hasina menyampaikan, meskipun saat ini  telah diresmikan, namun Gedung Pasar Wameo dinilainya masih belum maksimal, olehnya itu Hado Hasina menaruh harapan bantuan dari Dinas Perdagangan Provinsi Sultra.

Untuk diketahui Gedung pasar Wameo yang baru saja diresmikan tersebut dibangun dengan menggunakan anggaran APBN yang rencananya diperuntukan sebagai pusat penjualan ayam dan daging. Usai kegiatan peresmian juga sekaligus dilakukan pencabutan undian los calon pedagang. (Voril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed