oleh

Nelayan Asal Masteng Hilang Di Perairan Mastim

-HEADLINE-1234 Dilihat

BUTENG, SPIONNEWS.COM-Nelayan asal Desa Lanto, Kecamatan Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah, Saifudin alias Laida (47) hilang diperairan Mawasangka Timur , Senin (5/3).

Kepala Desa Lanto, Muhammad Suyuti, S.Sos menjelaskan mulanya Laida (korban) pergi memancing dengan menggunakan perahu Katinting sekitar pukul 04.00 wita dini hari, dan sekitar pukul 13.30 wita tiba tiba pihaknya mendengar informasi dari Nelayan asal Desa Wambuloli Kecamatan Mawasangka Tengah kalau korban telah hilang dari perahunya.

Kata Suyuti, Nelayan asal Desa Wambuloli itu menemukan perahu korban sekitar pukul 11.00 wita. Ketika itu mesin perahu korban dalam keadaan hidup dan perahu berjalan tanpa orang (korban), sehingga nelayan tersebutpun akhirnya mengejarnya dan mematikan mesinnya, selanjutnya mengmankan perahu katinting korban.

“Bodinya di temukan dengan mesin dalam keadaan hidup,tapi tidak ada orngnya,” ucap Suyuti hari ini.

Kapolsek Masangka Tengah, Iptu Amin Saleh saat dikonfirmasi menyatakan hingga kini belum diketahui penyebab kejadian tersebut, hanya saja dugaan sementara korban terjatuh dilaut akibat mengantuk atau karena menderita sakit, sebab berdasarkan informasi warga kalau korban memiliki riwayat penyakit.

“Jadi awalnya perahu korban itu ditemukan oleh tiga warga Desa Wambuloli masing-masing Taslim, Sariludin dan Sakirun,”tuturnya.

Untuk diketahui pencarian terhadap korban telah dilakukan di seputaran TKP mulai Pukul 14.00 wita hingga 18.00 wita oleh Kepala Desa Lanto Muhammad Suyuti, S.Sos, Sekdes Lanto Herman S.Pd, Kapolsek Mawasangka Tengah Iptu Amin Saleh beserta anggotanya, Kapolsek Mastim Iptu La Ode Made beserta anggotanya, Babinsa Desa Wambuloli Serda Arfalin, Babinsa Desa Lanto Martopo beserta puluhan masyarakat masing-masing dari Desa Lanto, Desa Bone Marambe, Desa Wambuloli dan Desa Watorumbe yang terbagi atas 40 unit perahu Katinting, namun korban belum juga ditemukan. Rencananya pencarian kembali dilakukan pada esok hari, Selasa (6/3). (Adnan Tejo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed