oleh

Temukan Pemilih Baru dan Disabilitas, PPS Lapandewa Gelar Pleno Penyesuaian DPTHP-2 Jelang Pemilu 2019

-BUSEL, HEADLINE-680 Dilihat

BUSEL, SPIONNEWS.COM – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Lapandewa menggelar rapat pleno terbuka penyesuaian berita acara Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Tahap 2 (DPTHP-2) di Sekretariat PPS Desa Lapandewa, pada Minggu (2/12/2019). Pleno tersebut merupakan tahapan tindaklanjut dari ditemukannya satu orang pemilih baru dan seorang pemilih dengan keterbatasan fisik dan mental (Disabilitas).

Ketua PPS Desa Lapandewa, Sirwan S.Pd mengungkapkan, rapat pleno tersebut berdasarkan surat edaran Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) nomor: 1099/PL.01.2-SD/01/KPU/IX/2018 tanggal 20 September 2018, perihal penyempurnaan DPTHP tahap 1.

“Rapat pleno ini berdasarkan surat edaran tersebut, serta atas rekomendasi Bawaslu dan masukan partai politik peserta pemilu dan surat edaran KPU RI tentang perpanjangan masa kerja penyempurnaan DPTHP selama 30 hari,” ungkap Sirwan, saat membuka rapat di Sekretarianya, yang bertempat di Kantor Desa Lapandewa.

Dikatakannya, dari rekapitulasi penyesuaian berita acara DPTHP-2 tersebut, sehingga ditemukan jumlah pemilih baru satu orang dan seorang lagi pemilih dengan penyandang disabilitas sebagaimana yang telah disebutkan.

“Dengan demikian, DPT Desa Lapandewa hasil perbaikan tahap 2 saat ini bertambah menjadi 1.284 orang wajib pilih, yang terdiri dari 639 pemilih laki-laki dan 645 pemilih perempuan, dan tersebar dalam 8 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sebutnya.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lapandewa, La Mudi S.Pd dalam sambutannya menjelaskan, perubahan bertambahnya jumlah DPT Desa Lapandewa seperti yang disebutkan, itu merupakan hasil dari verifikasi yang dilakukan oleh pihaknya setelah mendapat surat edaran dari Bawaslu untuk dilakukan pendataan bagi pemilih penyandang disabilitas.

“Selain karena surat edaran tersebut, pada tanggal 25 November, KPU Kabupaten Buton Selatan juga mengeluarkan data rusak dan data wajib pilih usia 70 tahun ke atas. Dimana data tersebut tercatat ada 90 pemilih TMS atau telah meninggal dunia. Dan setelah kita verifikasi, ternyata hanya 1 orang yang telah meninggal dunia dimana yang sisahnya masih hidup, serta juga ditemukan satu data rusak yakni tercatat seorang dengan kelahiran tahun 1824” jelasnya.

Sebelum menutup, pihaknya mengapresiasi PPS Desa Lapandewa yang telah bekerja keras dalam menjalankan tugas dan fungsinya demi kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2019 mendatang.

“Ucapan apresiasi kepada rekan rekan PPS yang dengan semangatnya tanpa mengenal lelah dalam menjalankan tugasnya hingga pada tahapan ini. Semoga dipertahankan dan bila perlu makin ditingkatkan semangat kerjanya,” harapnya.

Rapat pleno terbuka penyesuaian berita acara DPTHP tahap 2 yang diselenggarakan PPS Desa Lapandewa itu dihadiri oleh Ketua PPK Lapandewa, Panwaslu Desa Lapandewa, Pemerintah Desa Lapandewa, serta perwakilan partai politik. (Basri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed