oleh

Diduga Menggasak Sejumlah Uang dan Perhiasan, Pelajar SMA di Busel Diamankan Polisi

-BUSEL, HUKRIM-596 Dilihat

BUTON SELATAN, SPIONNEWS.COM – Seorang pelajar SMAN 1 Lapandewa Kabupaten Buton Selatan Sulawesi Tenggara akhirnya diamankan aparat kepolisian, Senin (07/01/2019) usai kedapatan menyatroni salah satu rumah warga di Desa Lapandewa Jaya Kecamatan Lapandewa Buton Selatan, Sultra. Setelah membawa kabur uang dalam celengan dan sejumlah perhiasan serta barang elektronik, yang ditotal sekitar 12 juta rupiah.

Saat kejadian, IR (17) siswa yang masih duduk dibangku kelas X tersebut masih berpakaian seragam sekolah. Dia melakukan aksinya di salah satu rumah warga yang diketahui merupakan Calon Legislatif (Caleg) DPRD Busel bernama La Duhani S.Sos, yang bermukim di samping jalan poros menuju Desa Burangasi Kecamatan Lapandewa.

Menurut salah satu warga yang ikut mengejar terduga pelaku. Kejadiannya bermula saat pemilik rumah bersama istrinya keluar meninggalkan rumahnya untuk belanja di pasar. Sehingga saat itu pula dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya.

“Kejadiannya sekitar jam 9 pagi saat mereka (Pemilik rumah, red) sedang keluar ke pasar. Pas dia pulang tiba-tiba dia melihat seseorang baru saja keluar rumah dengan pakaian seragam SMA. Disitu langsung dia kejar dan menelpon kita, sehingga kita dengan yang lain langsung berpencar mengejar pelaku dan ada juga yang melapor di Kepolisian dan di sekolah SMA,” ungkap salah seorang kerabat korban yang enggan disebutkan namanya.

Tidak butuh waktu lama, kurang lebih satu jam pengejaran, terduga pelaku berhasil diringkus dan langsung diamankan dalam sel Mapolsek Lapandewa.

“Saat kami kehilangan jejak, kebetulan pak Kades Lapandewa Jaya yang membantu mengejar. Dan menemukannya di kebun belakang SMP kemudian dicegah untuk ditanya-tanya dan lucunya sempat dia sebutkan nama orang tuanya sebelum anak itu lari menjauh, karna pak desa meminta tas ransel yang dibawa anak itu. Saat itu lah pak Kades langsung mengabari kepolisian untuk mendatangi rumah orang tua terduga pelaku pencurian,” tuturnya

Kepala SMAN 1 Lapandewa, La Sonco S.Pd yang dihubungi terkait siswanya yang ditahan di Mapolsek Lapandewa tersebut mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum.

“Karena saat ini siswa tersebut masih ditahan. Jadi kami belum bisa melakukan tindakan, ” ungkapnya.

Namun demikian, ia menyebut baik terbukti atau tidaknya siswa tersebut melakukan aksi kriminal seperti yang disebutkan. Pihaknya bersama dewan guru dan komite akan melakukan rapat koordinasi terkait sanksi yang akan diberikan kepada siswa yang bersangkutan.

“Nanti setelah ada hasil dari kepolisian, baru kami adakan rapat koordinasi bersama dewan guru dan komite untuk tindak lanjutnya,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolsek Lapandewa, IPTU Natsir, saat dikonfirmasi media ini pada Jumat (11/01/2019) mengaku, terduga pelaku sementara diamankan di kantornya sejak kejadian. “Iya, pelaku masih di kantor,” ungkapnya.

Walau diakuinya telah memasuki hari ke empat penahanan, kata dia, pihaknya tidak melakukan penyidikkan lebih lanjut. Sebab, hal itu sesuai permintaan pihak korban untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kita tidak proses yang bersangkutan, hanya diberikan pembinaan karena sudah dimediasi antara kedua belah pihak. Dan kemungkinan besok (sabtu, red) akan dipulangkan ke keluarganya,” jelasnya singkat. (Irmawan/editor Basri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed