oleh

Pasar Wameo Tertata, Penjual Mengeluh

-BAUBAU, HEADLINE, SOSBUD-719 Dilihat

BAUBAU – Pasar yang menjadi sumber perputaran ekonomi masyarakat, bila perputaran uang di pasar berkurang otomatis perputaran ekonomi menjadi melemah. Pasar Wameo yang menjadi salah satu pasar rakyat yang ada di Kota Baubau sudah terlihat rapi dan bagus dalam penataan pasarnya dengan adanya pembagunan pasar di 3 tempat pada sisi utara, sisi barat dan sisi selatan. Dalam tahapan ini masih juga dibangun sisi timur untuk membuat Pasar Wameo tidak terlihat kumuh.

Saat ditemui seorang pedangan sayur Malik mengatakan; “Pembangunan pasar sudah sangat bagus, namun pendapatan pedagang makin menurun, hal ini terjadi karena pembeli kurang dan harga pemasok bahan jualan meningkat,” ungkapnya.

Ia menambahkan pihak pedagang yang jualan hanya bisa membayar utang jualan yang mereka ambil dari pemasok, sedangkan Pemerintah Kota Baubau belum melakukan pengawasan harga barang secara optimal, sehingga harga barang menjadi meningkat.

“Hari kemarin (Selasas, 3/3/2020) ada petugas dari Dinas Perdagangan melakukan pengecekan harga barang yang ada di Pasar Wameo, kami mencoba untuk memberikan informasi kepada petugas tersebut, namun Ia menjawab bahwa dirinya hanya melakukan tugas dari atasannya saja, oleh karena itu dengan keluhan kami selaku pedagang diharapkan pemerintah bisa memberikan solusi kestabilan harga agar tidak terjadi persaingan harga di pasar,” keluh Malik ketika ditemui di Pasar Wameo, Rabu (4/3/2020).

Ia menambahkan pula, pihak pedagang ini hanya bisa bayar utang saja karena barang yang mereka ambil pun hanya bisa dijual dengan harga terbatas, itu pun lebih banyak rugi karena barang yang dijual tidak habis. “Ibarat gali lubang tutup lubang, kadang kalah saking besarnya kami pun jatuh didalamnya,” ungkap Malik sambil tertawa.(Hari23)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed