oleh

Jangkar Wantiro 2 Panen Bawang Merah

-BAUBAU-385 Dilihat
Baubau-sp.com bawang merah merupakan salah satu hasil pertanian yang tidak bisa di tinggal, Kota Baubau sebagai salah satu daerah yang hampir semua bahan pagannya berasal dari daerah Kabupaten Buton serta Kabupaten Muna, untuk bahan sayur mayur dan buah-buahan. Sedangkan bawang merah di pasar dalam Kota Baubau, semua berasal dari NTB.
Kelompok Tani Jangkar Wantiro 2 untuk edisi penanaman bawang yang ke dua, panen Bawang yang telah berusia 63 hari. Menurut Ketua Kelompok Jangkar Wantiro 2, Sariadi mengatakan ” untuk hasil panen bawang kali ini, kami lakukan agak cepat karena curah hujan yang termasuk tinggi, akan membuat bawang merah cepat mati karena kebelihan air” ungkapnya kepada Jurnalis Spionnews.com di tempat perkebunan kelompok tani di Ling. Piring Muhammad Kel. Melai, Kec. Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.
Ia menambahkan untuk penanaman kali ini, kami lakukan 2 bedeng dengan besar bedeng 1,5 x 100 meter. Dengan banyak bibit 20 kg hasil dari panen pertama.
“Untuk bantuan dari Dinas Pertanian di bulan desember ini, Dinas memberikan kami, bibit Cabai, bibit Sawi, dan Bibit Paria” ungkapnya ketika ditemui sabtu, 19.12.2020.
Bapak yang memiliki 6 orang anak itu, menambahkan bila ingin membantu kami selaku perani mohon kiranya aspirasi kami di dengar, dimana bila ingin membantu bibit kepada kami, harusnya bibit itu, cukup di perbanyak jenisnya, agar kami bisa mengkombinasikan tanaman kami.
Pada ladang di kelompok tani Jangkar Wantiro 2, tanaman yang di tanam yaitu jangung biasa, cabai keriting, bawang, terong, rumput odot, dan tanaman holtikultural yaitu sayur bayam merah dan putih serta kangkung cabut (hari).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed