oleh

Bonsai Santigi Ada di Baubau

-HEADLINE-532 Dilihat

Bunga Pukul 9
Bunga Pukul 9 yang ada di Bone-bone.

Baubau,SP. Tanaman hias, mulai muncul kembali di kalangan masyarakat Kota Baubau, mulai dari tanaman bunga pukul 9 sampai bunga pakem pun muncul kembali. Hal ini dikarenakan dampak Covid memberikan aktifitas warga menjadi kurang di luar rumah, sehingga para peminat bunga untuk membuat halaman rumah menjadi indah pun menjadi solusi terbaik dalam memperkaya rumah dari oksigen yang beredar di lingkungan rumah.
Pasar Wameo setiap minggunya ramai di kunjungi oleh pecinta bunga, bahkan penjual bunga yang tadinya hanya 1 mobil sekarang bertambah menjadi 7 mobil yang siap menyajikan bahan jualan bunga mereka.
Selain penjual bunga di Mobil ada juga penjual bunga rumahan, Saat di temui Aan, mengatakan “Dulu saya juga pecinta tanaman hias, tapi karena dulu belum banyak, dan pekerjaan tidak menentu akhirnya tanaman bunga saya dulu mulai berkurang, sekarang tanaman saya sudah terbilang banyak lagi, karena ada teman saya yang mulai suka berkoleksi bunga, maka saya pun mulai ikut kembali berburu bunga” ujarnya ketika di temui di rumahnya di Bone-bone, 5/1/2021.
Ia menambahkan kalau daerah sini hanya saya yang menjual bunga, kadang. Juga ada tetangga yang suka minta bunga, kalau bunga saya banyak kadang saya kasih, namun karena sekarang sedang pembibitan, jadi sebagian saya jual.
“Untuk bunga pukul 9, kami jual, 6 ikat Rp.10.000, namun untuk yang lain ada juga yang Rp. 30.000. Untuk saat ini tanaman yang mahal dalam bunga saya, ada tanaman Bonsai Santigi yang belum lama ini saya dapat” ungkapnya dengan santai.
Ia menjelaskan untuk tanaman bonsai saat ini, masih tahap perawatan, dan pengembangan. selain tanaman bunga, ia juga sedang kebanjiran pesanan pot bunga, mulai dari model bundar sampai yang model kotak, ada juga penjualan pupuk kandang,dengan unsur sekam padi, pupuk kandang dan tanah, yang siap digunakan untuk nilai jualnya Rp.30.000, semua ia jual di depan rumah saja, tidak kemana – mana. (Hari)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed