oleh

Vaksinasi Hilangnya Kepercayaan Rakyat

-HEADLINE-479 Dilihat

Baubau-SP. Kondisi yang semakin kurang menentu, mengakibatkan semua aktifitas menjadi berkurang, ditambah dengan virus Corona yang semakin menjadi, pemerintah Indonesia sebelum akhir tahun 2020, telah melakukan pembelian vaksin untuk mengatasi penyebaran virus Corona yang semakin kuat. Diharapkan dengan vaksin ini akan diberikan kepada masyarakat secara gratis. Namun dilema bagi masyarakat hari ini, adalah akankah mau di vaksinasi ataukah tidak. Saat di temui di jln Kartini, Seorang tukang ojek Rudi mengatakan “Kalau saya menganap vaksi itu sih baik, sebagai warga negara Indonesia kita harus mendukung program pemerintah ini, untuk menyelamatkan negara kita dari virus Corona” ujarnya singkat.
Ia menambahkan kalau keadaan terus begini, nanti bagaimana masa depan bangsa ini, mau dibawa kemana bila masyarakat sudah tidak percaya pemerintah.
Lain halnya dengan Tina seorang penjual warung kecil mengatakan “Untuk keluarga saya, saya tidak mau di vaksi oleh pemerintah, toh buat saya korona itu hanya virus yang tidak perlu di takuti, melainkan harusnya kita sadari, bahwa penyakit itu adalah teguran bagi kita manusia yang mungkin telah melampaui batasan kehidupan, karena saat ini kita manusia sudah tidak saling menolong melainkan saling menjatuhkan” ungkap Ibu yang telah memiliki 1 anak itu.
Ia menambahkan mengatasi virus Corona tidak harus vaksin, melainkan marilah kita berkorelasi diri apakah dalam hidup ini, kita sering mengambil hak orang atau tidak, sekarang ini kita lihat banyak orang saling tidak percaya, dimana pejabat negara membodohi rakyatnya akibatkan ada korupsi, rakyatnya sudah tidak percaya pemerintah karena rakyat sering di bohongi dengan janji palsu pemerintah itu sendiri.
“Sebagai manusia kita harus percaya bahwa Tuhan itu ada, dengan begitu kita akan baik-baik saja, sekarang ini banyak orang menyatakan diri bertuhan tapi perbuatan tidak bertuhan” Jelasnya Sabtu,9/1/2021. (Hari)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed