oleh

Inovasi Tanaman Bawang “Sumbuponik” Di Buteng

-BUTENG, HEADLINE, RAGAM-583 Dilihat


BUTENG-SN. Bawang yang selama ini ditanam di tanah, kali ini dilakukan dalam botol Aqua berukuran 1,5 liter. Konsep ini dibuat oleh petani bawang di Labungkari, Buton Tengah (Buteng). Ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu (23/01/2021) Ketua Kelompok Petani Labungkari, La Hata mengatakan; “Kami dari kelompok petani bawang Labungkari telah melakukan inovasi baru dalam menanam bawang merah dan bawang putih melalui bekas botol Aqua, pengetahuan ini kami dapat dari kawan kami di Baubau yang sering ke kami dan melihat tanah kami yang berbatu,” katanya.

La Hata menjelaskan dengan adanya inovasi penanaman bawang ini bisa menyelesaikan 3 masalah sekaligus, yaitu penanggulangan sampah plastik jadi bahan tepat guna media tanam, selanjutnya bawang bisa ditanam diatas batu, dan tanaman menjadi lebih rapi. “Setelah 73 hari kami berproses untuk melakukan pembuatan media tanah, pembuatan botol sebagai media tanam, dan membuat sumbu pada media botol tersebut,” jelasnya.

Ketua Kelompok La Hata menambahkan, kami semua beranggotakan 10 orang, dari masing-masing kami membuat 100 botol, jadi jumlah keseluruhan ada 1000 botol. Dari proses penanaman bawang kemarin sedikit terjadi kesalahan, karena waktu menanam bawang, kami menanamnya sampai dalam botol, dan sebagian besar kami tanam hanya di bagian atas tanah. Dan Alhamdulilah berhasil 80%. Kegiatan ini disebut Sumbuponik. “Modal kami, 4 botol kami beli 1000 Rupiah, sehingga 1000 botol, selanjutnya kami mendapatkan bibit bawang di pasar sebanyak 2 kg bawang,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sekretaris Petani dan Nelayan se-Indonesia Cabang Buton Tengah, Rahman mengatakan; “Saya berharap ini menjadi salah satu icon untuk Buteng, dan bila berpotensi bagus, kami siap melakukan evakuasi yang berkelanjutan agar para petani bawang menjadi lebih baik dari waktu ke waktu,” tegasnya.

Rahman menambahkan dengan adanya inovasi ini bisa memberikan sumber daya ekonomi masyarakat menjadi baik, bahkan bila dikembangkan dalam 50 desa dengan hasil per hektar bisa mencapai 100.000 ribu botol per desa. Hal ini bisa meningkatkan penghasilan bagi masyarakat di pedesaan. (Hari)

Inovasi baru dalam bidang pertanian bawang
Tanaman bawang dalam botol Aqua, sumbuponik.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed