oleh

BPJS ketenagakerjaan Kurang Bijaksana “Ilham Tak Bisa Keluarkan Dana 8 Juta Dari Hasil Kerja 15 tahun”

-BAUBAU-776 views

Baubau-SN. Dalam melaksanakan kewajiban sebagai karyawan sekuriti tentulah telah dilaksanakan dengan baik, serta mengikut sertakan masuk dalam peserta BPJS Ketenga Kerjaan. Namun ketika hendak mengambil hak dari pemerintah sebagai bapak dari semua rakyatnya, ternyata tidak mudah.
Hal ini dialami oleh seorang mantan karyawan sekuriti yang pernah bekerja di Jakarta dan mendapatkan kartu BPJS Ketenaga Kerjaan Muhammad Nur Ilham Mengatakan “Saya belum lama tiba di Baubau, karena keadaan Covid maka perusahaan saya, melakukan PHK. Dan baru beberapa hari lalu saya mendapatkan surat dari BPJS Ketenaga Kerjaan untuk mengkonfirmasi tentang jaminan saya itu” ungkapnya Sabtu, 30/1/202.

Ilham menambahkan Dirinya telah bertemu dengan salah satu cabang dari BPJS Ketenaga Kerjaan di Kota Baubau,, Namun hasilnya tidak ada, karena Perusahaan tempat dirinya bekerja pernah menunggak hingga 1 tahun tidak membayar ke BPJS Ketenagakerjaan.

“Pihak BPJS ketenagakerjaan, yang ada di telernya mengatakan mereka tidak bisa mengeluarkan dana simpanan dari BPJS Ketenagakerjaan, karena saya harus membayar tunggakan selama 1 tahun itu baru bisa dikeluarkan dana tersebut” jelas Ilham kepada wartawan spionnews.
Apakah tidak ada kebijakan dari pihak BPJS ketenagakerjaan kata Ilham kepada petugas teler, namun dari pihak BPJS ketenagakerjaan menjelaskan itu sudah aturan, jadi kalau tidak di bayar ya, tidak bisa keluar.

Surat dari PBJS Ketenagakerjaan

“Saya selaku masyarakat termasuk dirugikan oleh pihak BPJS ketenagakerjaan, karena hak saya tidak bisa saya ambil, walau pun nanti harus di potong dari anggaran saya, ya tidak apa-apa yang penting uang itu bisa keluar” keluh Ilham pada wartawan spionnews.
Ilham mengungkapkan angaran dari dana BPJS ketenagakerjaan ada 8 juta, sedangkan dari BPJS kesehatan ada sekitar 2 juta. Dirinya berharap bahwa pemerintah bisa mengambil kebijakkan kemanusian karena angaran itu mau di pakai untuk kebutuhan keluarga dan tambahan modal usaha kecil. Untuk bisa bertahan hidup di masa pandemik Corona ini. (Hari)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed