oleh

Koja – Koja Hadirkan 4 Tokoh Utama Buton “Nilai Kebutonan Dipertanyakan”

-BAUBAU, HEADLINE-3.379 views

Baubau-SN. Koja-koja sebagai wadah mempertemukan empat tokoh utama Buton, 2 Mantan Bupati Buton, L M. Sjafei Kahar dan Samsu Umar Abdul Samiun, Walikota Baubau AS. Tamrin dan Mantan Ketua DPRD Kota Baubau Wa Ode Maasra Manarfa, sebagai titik sentral tokoh dan pelaku budaya Buton.

Dalam Forum Pemerhati Budaya Buton Senin, 15/2/2021. Di Gedung Pancasila Kota Baubau ada juga beberapa tokoh budayawan Buton, diantaranya Dr. Tasrifin Tahara sebagai akademisi dalam diskusi tersebut.

Pertemuan Para Tokoh Budaya Buton Di Gedung Pancasila Forum Pemerhati Budaya Buton

Kegiatan itu bertema Sara Pataanguna dan PO-5 dalam prespektif Kebutonan. Selain tokoh budaya, hadir juga para mahasiswa, dan anggota DPRD Buton Selatan, serta para pemerhati budaya di kalangan anak muda Buton sebagai peserta forum tersebut, dalam melihat sejauh mana nilai kebenaran dari asensi falsafah Buton itu sendiri.

Dalam diskusi terakhir mantan Bupati Buton, L M Sjafei Kahar mengatakan; “Sebenarnya budaya Buton bukan tidur hanya kurang dibicarakan dalam grub WA atau media sosial lainnya,  sering di bicarakan Sara Pataanguna, nanti munculnya PO.5 sebagai pembandingannya,” ungkapnya.

Syafei Kahar menambahkan, Sara Pataanguna dan PO.5 sebenarnya sama saja, tidak ada yang berubah, yang terpenting bukan judulnya tetapi bagaimana penerapannya di Pemerintah dan masyarakat pada umumnya.

Di luar dari diskusi tersebut, ketika ditemui awak media, Mantan Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun mengatakan; “Orang Buton Utara sangat senang mengembalikan kebutonannya, orang Wakatobi semangat kembali menjadi Buton Timur, justru Kota Baubau sendiri alergi dengan Kebutonan itu sendiri. Kira – kira seperti apa jadinya?,” tegasnya pada media.

Untuk tulisan, kata Umar, Buton itu sendiri harus diklarifikasi Pemerintah Kota Baubau, awalnya tulisannya adalah Boeton, selanjutnya di zamannya Bupati Zainal Arifin Sugianto diubah menjadi Buton, dan sekarang dihapus, saya kurang tahu mau diubah menjadi apa?,” ucapnya. (Hari).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed