oleh

Kongres Luar Biasa, PERMAHI Jadi 2 “Kubu Jogja dan Kubu Ambon”

“Kongres Luas Biasa PERMAHI di Kota Ambon, DiLakukan Kubu Jogja”

Keributan saat Kongres, PERMAHI, jam 3 Malam di UNPATTI. Dari Kubu Ambon.

SPNews.com – Ambon, Salah Satu Organisasi Mahasiswa terbesar di Indonesia, Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia ( PERMAHI) Mengadakan Kongres Nasional, di Kota Ambon, mulai dari tanggal 5-11 maret 2021. Tepatnya di Aula Universitas Patimura.

Kegiatan ini menghadirkan oleh 24 Cabang se-Indonesia, dan masih ada 10 cabang lagi yang tidak sempat hadir dalam kegiatan tersebut, karena kondisi.

Saat di konfirmasi melalui via WA, seorang perwakilan dari peserta Kongres Ruslan, SH mengatakan “Awal kegiatan berjalan lancar, namun karena pada kondisi yang telah malam, dan pada pembahasan Anggaran Dasar dan anggaran rumah tangga, terjadi ribut antara kubu Ambon dan Kubu Jogja” ungkapnya.

Dalam perseteruan itu, Kata Ruslan, melanjutkan, terjadi sedikit kekacauan, namun dapat di tangani dengan cepat, sehingga kongres dapat Terus berlangsung sampai selesai, Namun pembahasan untuk AD/ART tidak selesai.

“Dari hasil kongres terjadi dua Kubu, yaitu Kubu Ambon di ketuai oleh Fahmi, dan Kubu Jogja di ketuai oleh Saiful. Dimana Kubu Ambon mendapat dukungan 10 Cabang dan Kubu Jogja 14 Cabang, dan masih ada 10 Cabang lagi yang tidak bersuara”ujarnya.

Hal ini mengakibatkan adanya Kongres Luar Biasa, Kata Ruslan, Lanjutnya dilaksanakan oleh Kubu Jogja untuk menyelesaikan AD/ART yang belum selesai, dan kegiatan itu bertampat di Hotel Amans Ambon.

“Kongres itu di gelar sebelum Jum’at jam 10 pagi, dan dituntaskan dalam proses pembahasan AD/ART. Dengan tiga pimpinan sidang dan alhamdulillah saiful yang terpilih” Jelasnya.

Dirinya menambahkan PERMAHI sama dengan kejadian Partai Demokrat yang belum lama ini membuat Kongres Luas Biasa, menghasilkan pecahnya Partai Besar berwarna Biru itu, menjadi dua bagian .

“Terjadinya Kubu dari Ambon, karena waktu terjadi pemilihan Dewan Pimpinan Nasioanal (DPN) PERMAHI dalam kongres, melihat peta kekuatan sudah tidak menang pilihan, maka mereka dibuat caos, Jam 3 Malam, dan mendeklarasikan dirinya sebagai Ketua dengan dukungan beberapa cabang saja” ungkapnya Jum’at, 12/3/2021.

Liputan khusus : Hari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed