oleh

Semarak Milad IMM ke-57, Komisariat IMM UHO Gelar Dialog dan Nobar Mencerahkan

-HEADLINE, KENDARI-1017 Dilihat
IMMawan Se Kota Kendari

SPNews.com, Kendari — Empat Pimpinan Komisariat di jajaran Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, yakni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Hukum dan Ilmu Budaya (FHIB) dan Teknik, menggelar Nobar (Nonton bareng) yang dirangkaikan dengan dialog refleksi ikatan, dalam rangka memperingati Milad IMM yang ke-57 tahun, yang bertempat di Warkop Kedai Asa, Selasa (Malam), 16/12/2021.

IMMawati Se Kota Kendari.

Nobar tersebut dengan tema “Sang Pencerah K.H Ahmad Dahlan” di rangkaian dengan dialog Ikatan yang bertemakan “Selayang Pandang Perjalanan IMM dan Tantangan Kader di era 4.0 dalam Berkarya Nyata”

Kegiatan spektakuler ini dipandu oleh Immawan Agus selaku moderator, dengan menghadirkan, Marsono Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai narasumber dialog ikatan dan narasumber Nobar, beda Film Sang Pencerah, yakni Nuhruddin selaku Ketua Riset Pengembangan Keilmuan (RPK) Pimpinan Cabang IMM Kota Kendari.

Kegiatan ini diawali dengan Nobar yang dimaksud untuk lebih mengenal dan memahami spirit perjuangan Kiyai Ahmad Dahlan (Pendiri Muhammadiyah) dimasa awal berdirinya organisasi dan gerakan dakwah dimasa awal Muhammadiyah.

Dalam film yang ditonton mengisahkan awal berdirinya dan kondisi masyarakat islam di Kauman Jogjakarta. Didalam pejuangan melakukan pencerahan kepada masyarakat banyak rintangan yang dihadapi, seperti yang dikisahkan dalam film sang pencerah. Ada banyak pelajaran, ada banyak nilai yang bisa ambil sebagai bagian upaya menanamkan pemahaman kader-kader tentang Muhammadiyah yang berdiri sudah 108 tahun yang mempunyai banyak amal usaha. Hal ini diungkap oleh Nuhruddin di hadapan puluhan peserta.

“Dari film ini kita banyak mempelajari tentang Ahmad Dahlan orang yang tercerahkan sekaligus mencerahkan, dalam mendirikan Muhammadiyah dan nilai-nilai ijtihad gerakan tajdid Muhammadiyah dimasa awal,” ujar Nuhruddin.

Dilanjutkan dengan dialog ikatan, untuk pembinaan dan pengembangan keilmuan, agar mampu merangsang pikiran para kadernya untuk berinovasi, baik itu dalam bentuk karya maupun dalam bentuk ide dan gagasan solutif di era zaman serba canggih atau teknologi informasi yang begitu cepat berkembang.

“Kader IMM harus membangun gerakan seperti yang dilakukan oleh Kiyai Haji Ahmad Dahlan, terutama dalam menjawab tantangan kader di era 4.0 yang berbasis komputer-media, untuk mampu mengembangkan sprit gerakan melalui teknologi dalam berdakwah, kader IMM tidak boleh tak perduli dengan teknologi. Kita berharap dalam dialog ini ada konsep yang bisa menjadi kritik konstruktif untuk regenerasi selanjutnya bagaimana cara menumbuhkan kembali semangat dalam berikatan mahasiswa Muhammadiyah khususnya di komisariat yang ada di UHO,” ucap ketua DPD IMM Sultra Marsono.

Disela-sela penghujung acara, Immawati Wani dan Zaldin yang juga sebagai Ketua panitia pelaksana menyerahkan Plakat Kepada narasumber Ketua DPD IMM Sultra dan Kabid RPK PC IMM Kota Kendari, sebagai bentuk simbol penghargaan terhadap partisipasi agenda tersebut.

Kab. Hikma DPP IMM IMAM ALFIAN

Dalam kesempatan ini, di hadiri dan puluhan kader-kader IMM Kota Kendari, serta Alumni IMM. Perayaan Milad IMM ke-57 tahun ini, dengan mengusung tema ‘’Membumikan Gagasan Membangun Peradaban’’.

Penulis: Kariadi
Editor : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed