oleh

Festival Ramadhan, Hadirkan Generasi Bebas Politik

-BUTENG-571 Dilihat
Kepala Desa La Ano Ipi Rusdin

“FESTIVAL RAMADHAN 1442, IKATAN MAHASISWA DAN REMAJA LA ANO IPI(IKMARAJA)”

SPNews.com, – Buton Utara, Mengokohkan Potensi Dan semangat generasi Muslim Menuju Masyarakat Yang Religius.Kegiatan Acara La Ano Ipi dilakukan karena sudah dilakukan kajian yang lebih mendalam mengenai generasi Muda yang ada saat ini khususnya Pemuda/Pemudi La Ano Ipi.
Dalam Sambutan Kelapa Desa La Ano Ipi, Rusdin mengatakan “Mengingat bahwa generasi saat ini, sangat membutuhkan perhatian khusus di bidang keagamaan, akibat banyaknya kegiatan -kegiatan keagamaan sudah di campur adukkan dengan politik,” ungkapnya.

Rusdin menambahkan, Tujuan khusus pemuda/pemudi generasi muda La Ano Ipi sangat menentang hal itu terjadi mengingat dan sudah melakukan penelitian yang mendalam bahwa ketika kegiatan agama, bahkan kegiatan adat budaya di campur adukkan dengan politik, sisi positif sangat minim di bandingkan sisi Negatif yang terjadi di kalangan masyarakat.

“Kegiatan ini dilakukan agar bisa menggeser pola pikir anak bangsa khususnya generasi muda la ano ipi.” salah satu hal yang di antisipasi adalah dapat terhindar dari sebuah perkumpulan dengan mengkonsumsi minuman keras,obat-obat terlarang, kenakalan remaja dan hal lainnya yang dapat mengganggu, terjadinya polemik yang tidak sehat di kalangan masyarakat terutama dalam desa (La Ano ipi)” tuturnya.

Kemudian dari pada itu dalam sambutannya Kepala Desa La Ano Ipi (RUSDIN ) menambahkan pula bahwa dengan adanya kegiatan seperti ini, (IKMARAJA) akan dapat merubah kebiasaan juga mengangkat gaya hidup, masyarakat nya.”Salah satu contoh kecilnya bahwa jika masyarakat nya yang lalu belum terketuk hatinya untuk beribadah ia yakin dengan adanya’ IkmaRaja’ bisa tercipta masyarakat nya untuk menjadi masyarakat yang relijius,
Rusdin Punya Harapan selaku Kepala Desa La Ano Ipi Agar IkmaRaja terus di tingkatkan sampai akhir Zaman, walaupun pemimpin berganti IkmaRja Jagan pernah di hilang kan kegiatan nya;Namun terus berkelanjutan ;Tegasnya!

Di Akhir penyampaian, Kepala Desa La Ano Ipi Sekaligus membuka Kegiatan ITMARAJA, dengan resmi, Yang berlangsung selama bulan suci Ramadhan , Hingga malam takbir.

Dalam Acara Pembukaan Festival itu, kegiatan IKMARAJA menampilkan pula sebuah Drama, PARODI AZAB, Sebagaimana dalam penampilan ini memberikan penyampaian moral yang mendalam, kepada generasi Muslim yang harus dihindari. ” Sesungguhnya perbuatan mabuk-mabukan, menghina agama juga perbuatan keji lainnya jika terus dilakukan cepat lambat, Adzab, akan menimpah bagi orang-orang yang melakukan tersebut.

Sebagaimana dalam penyampaian Sambutannya pada Acara Pembukaan Festival Ramadhan 1442 10/04/2021, Baada Yung Hum Marasa Ketua Umum Organisasi Ikatan Mahasiswa Dan Remaja Laano Ipi (IKMARAJA), Menjelaskan “Pelaksanaan kegiatan Festival Ramadhan 1442 tidak ada maksud dan tujuan, dikaitkan yang berbaur politik atau kepentingan pribadi dan kelompok namun tujuan utama bagaimana agar generasi muslim saat ini mempunyai dasar keimanan yang kuat dalam kepemimpinannya, jika di suatu hari ketika di berikan tanggung jawab terhadap masyarakat kedepannya” ungkapnya.

“Dalam kajiannya, Ketua Umum, IKMARAJA ,bahwa Pemimpin saat ini dapat melakukan hal-hal yang tidak di inginkan masyarakat juga bertentangan dengan kaidah agama,tentu,disebabkan dasar keimanan agama yang tidak kuat, sehingga mudah terpengaruh untuk melakukan tindakan yang dapat merusak nilai baik dari kepemimpinan yang di milikinya” Tegasnya.

Baada Yung Hum Marasa, Ketua Ikatan Organisasi Mahasiswa dan Remaja La Ano Ipi

Kegiatan, Kata Ketua IKMARAJA, dilaksanakan agar bisa mengangkat ilmu keislaman remaja saat ini, mengingat saat ini banyaknya, kegiatan agama dan adat budaya telah di campur adukkan dengan politik.pemahaman seperti ini lah IkmaRaja menentang terjadi nya ke generasi berikutnya, khusus nya Desa La Ano Ipi;dan IkmaRaja tetap semangat untuk terus meningkatkan kualitas kegiatan yang dilaksanakan saat ini sampai akhir zaman, Ucapnya, Ketua Umum IKMARAJA dengan Tegas.

Pada laporan keuangan kegiatan Ketua panitia pelaksana Kegiatan IKMARAJA bahwa “kegiatan ini dilakukan dengan anggaran yang cukup memprihatinkan, yaitu senilai Rp.850.000 ribu akan tetapi anggaran tidak menjadi tolok ukur yang menghalangi semangat, atau batalnya suatu kegiatan yang telah ditetapkan. Tuturnya.

“Akan tetapi kegiatan IKMARAJA akan tetap berlangsung selama Bulan Suci Ramadhan sampai jelang Idul Fitri tiba, (Malam Takbiran) Laporan.’Bian Aksar! Terhadap masyarakat setempat (Desa La Ano Ipi)” ucapnya.

Selanjutnya Ketua BPD La Ano Ipi sekaligus pengawas dan pengsuport kegiatan (IKMARAJA) Majid mengatakan “Dari pantauan yang di alaminya dalam kalangan masyarakat setempat, Desa La Ano Ipi, ketika kegiatan, IKMARAJA di adakan remaja setempat mengalami perubahan drastis yang tadinya remaja dan anak-anak sering berkumpul melakukan kesibukan hanya dengan main ‘ GEM’ , Remaja Sering Mabuk-Mabukan, Alhamdulillah ‘Ikma Raja’ dapat merubah kebiasaan itu menjadi taat beragama juga menjauhi hal-hal yang di larang oleh agama” Ucapnya!

Bian Askar Ketua Pantia Pelaksana Festival Ramadhan 2021

“Perubahan karakter remaja inilah, sehingga Majid selaku Ketua BPD Desa La Ano Ipi sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh IkmaRaja” Jelasnya
Wartawan Spionnews.Com menambahkan dan menyimpulkan,dalam harapan nya, bahwa dengan adanya kegiatan IKMARAJA yang di selenggarakan mempunyai anggaran yang cukup memprihatinkan, kiranya pemerintah setempat dan sekitarnya dapat mensuport dengan tambahan dana yang cukup, mengingat bahwa nilai agama, budaya dan adat sangat layak jika di kembangkan, dikalangan masyarakat dan jelas hal ini akan memberikan sisi positif yang baik bagi generasi Bangsa diakibatkan, terjalinnya hubungan yang baik,bersatu, yang dapat menghindari polemik generasi muda di kalangan masyarakat.

Liputan : Laode Ramadan
Editor : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed