oleh

Buton Tambang Aspal, Namun Buton Utara Jalan Masih Timbunan

-HEADLINE, PERISTIWA-1085 Dilihat
Jembatan Masih beralaskan Kayu. Jalan menuju Buton Utara

“Perintah Daerah, baik Kabupaten atau Provinsi memiliki tangung jawab untuk pelayanan jalan umum di perbaiki”

SPNews.com, Buton Utara – Melihat kondisi Akses Jalan Buton Utara, khususnya dari Desa Kakenauwe Kecamatan Kambowa sampai Kota Kecamatan Bonegunu sangat memprihatingkan, perlu perhatian yang lebih untuk lekas diperbaiki.
Belum lama ini, Kamis, 15/4//2021 Jurnalis Spionnnews.Com bertemu dengan Ketua BPD Desa La Ano Ipi (Majid). Majid Mengatakan “Bahwa, Buton Utara adalah salah satu kapupaten yang terletak di pulau Buton.”

Majid, Ketua BPD Desa La Ano Ipi

Sejak tahun 2007, Kata Majid, Buton adalah memiliki aset tambang Aspal terbesar di Dunia, Akan tetapi aset tersebut hanya ada Pulau Buton, namun belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Buton, Khususnya di Buton Utara.

” Adapun merasakan dari manfaat aset terbesar yang dimiliki .”Tanah Buton”. ketika ia melangkahkan kakinya ke daerah sekitar, seperti ke Kota Baubau”, Ucapnya.

Dalam Pernyataan Sikapnya, Majid Mengatakan, Bahwa dari tahun 1987 akses jalan Buton Utara, khususnya Desa La Ano Ipi sampai sekarang belum pernah tersentuh akses jalan yang memadai ( Aspal ) hanya yang ada cuman penimbunan tanah kapur silih berganti, dari waktu ke waktu.

Wartawan Spionnews.com bersama Ketua BPD Desa La Ano Ipi.

“Ada apa dengan Buton Utara, dan sekitarnya yang sampai saat ini belum mendapatkan akses jalan memadai menuju” Tanyanya.

Apakah Buton Utara, kata Majid, Saat ini belum layak mendapatkan akses jalan tersebut, seperti daerah lain,.? Sungguh dengan akses jalan seperti ini ia merasa sangat terkucilkan daerahnya.
Sebagai perwakilan dari masyarakat, Majid bertanggungjawab jawab atas pernyataan yang disampaikan dari masyarakat, tentang perbaikan Jalan di Buton Utara.

“Rasa kesyukuran juga penuh semangat, keyakinan bahwa dapat ketemu dengan salah satu Jurnalis, Spionnews.com sore ini.” Untuk dapat menyampaikan Aspirasi saya, yang selama ini dipendam. sebab selama ini hanya bisa berkata dalam hati tanpa ada tempat untuk mengungkapkan Aspirasi itu dapat tersampaikan oleh pihak terkait.

Sebab selama ini, Majid berkata, hanya bersyukur kalau di pulau Buton memiliki tambang Aspal yang terbesar Nomor satu di dunia, namun sungguh ironis kita hanya bisa merasakan besar namanya, namun tidak semua daerah di Buton terjangkau oleh akses jalan aspal, selain itu akses jalan ada juga akses jembatan Bonegunu, Penghubung menuju ke Ibukota Kabupaten Buton Utama masih berbahan kayu, dimana jembatan penghubung seperti ini sudah tidak layak berada pada akses jalan umum.
“Campur tangan pemerintah Daerah sangat Dibutuhkan, mengenai Akses jalan yang kurang memadai, harus Segera di perbaiki.

Majid Cuman bersyukur, kalau Rezki Umat sebagian besar disimpan di pulau Buton walaupun hasil itu, ia belum pernah dirasakan di daerahnya, Desa La Ano Ipi Kecamatan Bonegunu Buton Utara.

Dalam diskusi sore itu kepada.”Wartawan Spionnnews bertanya kepada Majid, apakah masyarakat telah melaporkan kejadian ini kepada pemerintah setempat..?

Majid mengatakan “Sudah banyak tindakan dari masyarakat untuk mengeluh tentang kejadian ini, Namun sejauh ini belum ada tindakan dari pemerintah daerah setempat” tuturnya.

Dirinya pertegas bila ada orang yang mau ke Buton Utara, rata – rata mengeluh tentang jalannya, bahkan tidak sedikit ada yang balik pulang karena akses jalan yang kurang bagus.

“Sebagai masyarakat Desa La Ano Ipi pula yakin, apa yang mereka keluhkan terhadap akses jalan ini, sama dengan masyarakat desa sekitarnya yang ada di Buton Utara” ungkapnya.

Akhir dari percakapan, Majid mengatakan semoga dengan datangnya saudara kita ini, sebagai seorang Wartawan ini, Apa yang menjadi keluhan masyarakat Buton Utara selama ini dapat tersampaikan sampai di pemerintahan Provinsi mau pun Pemerintah Pusat.

Majid mengucapkan, salam hormat kepada semua pihak, lebih dan kurangnya dari pernyataan yang disampaikannya Mohon maaf , Namun jika bermanfaat dan ada benarnya itu datang Nya dari Allah SWT , ia hanya bersifat penyambung lidah masyarakat setempat dan sekitarnya di kabupaten Buton Utara.

“Mari bersatu demi Anak Cucu,dan generasi muda yang bijaksana” tuturnya.

liputan : Laode Ramadan
Editor : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed