oleh

Mahasiswa Sastra UM. Buton Bersyair Dalam Gerakan Lembut Menggugah Hati

-BAUBAU, HEADLINE-861 Dilihat
Tim mahasiswa jurusan bahasa dan sastra Indonesia UM. Buton

SPNews.com, Baubau – Mahasiswa sebagai regenerasi muda penerus bangsa haruslah sejak dini mengenal masyarakatnya, dan generasi sebelumnya untuk bisa tetap aktif dalam mengembangkan diri demi bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai ini.

QS Al Hadid: 7. “Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian hartamu yang telah Allah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.”
Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia pada Universitas Muhammadiyah Buton, melakukan pembagian takjil kepada masyarakat Kota Baubau di Depan Kampus UM. Buton.

Saat ditemui Ketua Panitia Pelaksana Hizwan mengatakan ” Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk pengabdian diri kami selaku mahasiswa UM. Buton kepada masyarakat Kota Baubau dalam menyambung silaturahmi antara mahasiswa dengan masyarakat” tuturnya. 25/4/2021.
Hizwan menjelaskan, Kegiatan ini, kami bagikan 150 Gelas, dengan menu kacang Ijo dan Es Buah yang di buat oleh mahasiswa dari Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia UM. Buton.

“Ramadhan ini, kami semua mahasiswa bekerjasama mulai dari pengalangan dana dari setiap mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, untuk sama – sama membuat takjil tersebut, kegiatan ini berlangsung hanya untuk hari ini saja” ungkapnya.

Hizwan berkata, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, kami selaku mahasiswa ingin menunjukan bahwa program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia di UM. Buton ini, bisa meningkatkan kualitas pendidikan bahasa dan sastra dalam pengabdian diri secara langsung ke masyarakat Kota Baubau.

“Untuk menjadikan Prodi PBSI yang ada saat ini, dapat menjadi contoh Generasi yang siap berkarya nyata, demi meningkatkan kualitas yang progresif dalam hal pendidikan, khususnya pada Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, menjadi salah satu prodi yang diminati oleh masyarakat Kota Baubau” Jelasnya.

Akhirkata, ungkap Hizwan memberikan sebuah syair untuk kegiatan hari ini,

“Hati Puasa Perbuatan Indah Berbagi Kasih”

Kokohkan Diri mu, Berbagi suka dan duka adalah alasan utama sang pencipta membuka ruang Puasa, bagi hamba – hamba yang bertakwa.

Kekang dalam ingatanku, akan sejarah panjang nabi, menutur bahasa lembut demi menciptakan kedamaian hidup, kembang kehidupan indah karena perbuatan manusia
Kunci irama ada pada alat apa yang di bunyikan demi megeluarkan suara merdu penyejuk hati, perkataan kasar tak mampu berbalik arah, namun perbuatan kecil dan lembut hadirkan sifat kecintaan ilahi dalam diri setiap insan abadi di bumi ini.

Senyum khas sore hari menghadirkan rasa ceria bagi, matahari saksi rindu pengabdian anak bangsa sang mahasiswa, sastra UM. Buton beraksi menyentuh kalbu.

By Hizwan.

Liputan khusus : hari23

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed