oleh

Sudut Mata Mahasiswa “Sedekah Tersembunyi”

“Indahnya Berbagi”

Pada bulan Ramadhan umat Islam di wajibkan untuk melaksanakan puasa bagi yang sudah baligh. Beberapa tahun terakhir maraknya komunitas-komunitas yang berlabelkan Islam sering kali mengadakan kegiatan-kegiatan bernilai ibadah, seperti bagi-bagi takjil, bagi bagi sembako, santunan anak yatim atau pondok pesantren dan lain sebagainya.

Ketika mengadakan kegiatan kegiatan tersebut, mereka mencetak spanduk kegiatan mengatasnamakan komunitas mereka,dengan tujuan agar di kenal oleh masyarakat bahwasannya komunitas mereka telah melakukan kegiatan baik, kegiatan bernilai ibadah, dan kemudian melakukan sesi foto bersama dengan orang-orang yang di santuni dengan alasan “Dokumentasi”. Kemudian mengunggahnya ke sosial media agar di lihat banyak orang.

Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa, “Bersedekahlah kamu secara sembunyi-sembunyi hingga tangan kirimu tidak mengetahuinya.” Pepatah itu sering kali kita dengar tatkala ada sebuah ajakan untuk bersedekah.

Para ulama katakan bahwa penyebutan tangan kiri di sini hanyalah ibarat yang menggambarkan sedekahnya benar-benar dilakukan secara diam-diam. Tangan kanan dan kiri, kita tahu begitu dekat dan selalu bersama. Ini ibarat bahwa sedekah tersebut dilakuan secara sembunyi-sembunyi.

Menurut saya, iya baik apa yang mereka lakukan. Tetapi yang saya khawatirkan jika kita mengumumkan dokumentasi kegiatan ibadah seperti itu akan membuat kemurnian “Niat” ikhlas untuk beribadah terganggu.

Karya tulis : Iyan
Editor : hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed