oleh

Kantor Desa Lawele Di Segel Warga

-BUTON, HEADLINE-503 Dilihat

SPNews.com, Buton – Dalam meningkatkan kualitas ekonomi Desa, pemerintah pusat memberikan sumsidi anggaran Dana Desa demi mengingkatkan ekonomi kerakyatan, namun ada beberapa kalangan kepala Desa menyalahgunakan anggaran tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui salah satu masyarakat Lawele,
Risky Mullah Muhammad selaku ketua umum Ikatan Pelajar Pemuda Lawele (IKPPLA)
Mengatakan “Pejanat sentara, kepala Desa Lawele, sampai saat ini belum menyampaikan ataupun melaporkan pertanggungjawaban ADD, DD , PAD tahun 2020, kepada masyarakat Lawele” ungkapnya.

Tambahnya, Risky Berkata, Sementara UU dan juga Permendagri jelas mengatur hal tersebut. Dan disitu dikatakan paling lambat sebelum berakhir tahun 2020 dan paling lambat 3 bulan berjalan di tahun berikutnya, Dan sampai saat ini belum juga ada pertanggungjawaban.

“Tepatnya, hari Minggu yang lalu pihak Bhabinkamtibmas memanggil pj kepala Desa Lawele dan juga ketua BPD Desa Lawele untuk membahas kapan diadakannya rapat pertanggungjawaban tersebut, dan pada hari itu juga pj Kepala Desa Lawele menyepakati bahwa hari Kamis tanggal 6 Mei kemarin akan diadakan rapat pertanggungjawaban, tetapi hal tersebut tidak terjadi” jelasnya. 7/5/2021 lalu.

“Oleh karena itu kami, dari dari pihak pemuda melakukan penyegelan Kantor Desa Lawele agar pihak pemerintah Desa lawele segera memenuhi tuntutan kami yakni melakukan pertanggungjawaban ADD DD dan PAD tahun 2020” Harapnya.

Editor : hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed