oleh

Idul Fitri, Wisata Sejarah Benteng Keraton Ramai Pengunjung

-BAUBAU-3697 Dilihat

SPNews.com, Baubau – Salah satu lokasi yang ramai dikunjungi di momen Idul Fitri 1442 H adalah kawasan Benteng Keraton Wolio Kota Baubau. Salah satu daya tarik Lokasi yang merupakan pusat peninggalan warisan kesultanan Buton ini karena masih banyaknya situs peninggalan sejarah yang tetap terjaga. Masjid Agung, Tiang bendera, Batu Popaua, Makam Sultan dan banyak lokasi bersejarah lainnya.

Wawan Erwiansyah, penggiat Media Center Benteng Keraton mengatakan, pengunjung bukan saja dari Kota Baubau namun yang berasal dari Perantauan juga berkunjung terutama hari pertama dan kedua Lebaran. “Banyak, ramai sekali sejak hari pertama dan kedua lebaran,” katanya.

Ramainya pengunjung di Kawasan Benteng Keraton juga dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya pedagang kecil untuk mengais rezeki. Tampak para penjual pernak pernik dan makanan siap saji di seputar kawasan masjid agung juga meramaikan lokasi. Menurut Wawan, mereka diberikan izin untuk menggelar dagangan beberapa hari di momen Idul Fitri. “Mereka diizinkan sampai Hari Minggu untuk beraktivitas di sekitar kawasan Mesjid,” tambahnya.

Meski demikian, seluruh pedagang dan pengunjung dianjurkan menerapkan protocol kesehatan salah satunya dengan memakai masker.

Arwan, Salah satu pengunjung yang sempat ditemui mengatakan, dirinya bersama keluarga di momen Idul Fitri kali ini menyempatkan diri berkunjung ke Kawasan Benteng keraton. Meski hanya berkeliling menyaksikan tembok benteng namun bisa mengobati kerinduan dengan kampung halaman. “Kami memang lahir di luar Buton tapi orang tua kami berasal dari Kota Baubau. Jadi kami manfaatkan momen lebaran ini untuk mengunjungi tanah leluhur di Kota Baubau,” ujar Arwan yang telah lama merantau di Papua.

Untuk diketahui, saat ini beberapa situs warisan sejarah kesultanan Buton terus dilakukan pembenahan. Bahkan informasi terkini para pengunjung mulai dikenakan tarif untuk mengunjungi situs bersejarah di kawasan benteng keraton untuk menjaga kelestariannya.***

Editor : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed