oleh

SMAN 3 Baubau Ikuti Vaksinasi Tahap I

-BAUBAU-476 Dilihat

SPNews.com, Baubau – Pelaksanaan vaksin Covid-19 di Kota Baubau khusus bagi guru SMA/SMK dimulai pekan ini. Kegiatan dijadwalkan selama 3 hari yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan Puskesmas yang telah diberikan tugas masing masing wilayah.

Khusus di SMAN 3 Baubau, ada 3 sekolah yang mengikuti kegiatan Vaksinasi. Selain SMAN 3 Baubau, dua sekolah lain yaitu SMK Pelayaran Cahaya Nusantara dan SMKS Kesehatan. Sasaran vaksin yang disiapkan yakni 52 untuk SMAN 3 Baubau, 5 Untuk SMKS Kesehatan dan 29 Untuk SMK Pelayaran Cahaya Nusantara.

Kepala SMAN 3 Baubau Sitti Yuliana, S.Pd, M.Pd mengatakan kegiatan Vaksin ini sangat penting dilakukan selain ini anjuran pemerintah juga untuk mencegah virus Covid-19. Apalagi selama ini pandemic yang berkepanjangan sangat menghambat kegiatan belajar di sekolah.

“Mudah-mudahan setelah kegiatan vaksin ini, kita dijauhkan dari wabah Covid-19. Ini juga penting mengingat ada rencana kegiatan belajar tatap muka di sekolah. Kalau sudah vaksin paling tidak guru guru juga bisa lega tinggal menunggu tahap selanjutnya,” katanya. Selasa, 18/5/2021

Sementara itu beberapa guru yang ditemui usai divaksinasi menyampaikan apresiasi. Merekapun memiliki harapan yang sama yaitu berakhirnya pandemic Covid-19 sehingga kegiatan belajar mengajar bisa dengan tatap muka. “Kita sudah lega juga tinggal menunggu vaksin tahap selanjutnya,” kata Sadariya, S.Pd Guru SMAN 3 Baubau.

Hal yang sama disampaikan dua guru Lainnya Munarti Munizu, S.Pd dan Dra. Rachmiati Rachim. Kegiatan vaksinasi ini diharapkan dapat meminimalisir pengaruh covid-19. “Semoga pandemic segera berakhir agar segera dilaksanakan belajar tatap muka,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Sulaa Ajaluddin AMK yang ditemui di sela sela pelaksanaan Kegiatan Vaksinasi menyampaikan terima kasih karena telah diberikan pelayanan oleh pihak SMAN 3 Baubau. Pelaksanaan Vaksinasi berjalan lancar sesuai harapan. Namun untuk target belum seluruhnya.

“Sudah berjalan sesuai rencana namun ada beberapa yang harus ditunda karena ada riwayat penyakit dan harus dikonsiltasikan dulu ke dokter. Tapi secara umum berjalan lancer dan kami diterima dengan baik di lokasi pelaksanaan Vaksin,” kata Ajaluddin***

Editor : hari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed