oleh

Pemuda Lawele, Tolak LPJ Pemerintah Desa

-BUTON, HEADLINE-1112 Dilihat

SPNews.com, Buton – Anggaran Dana Desa menjadi hal yang penting untuk dilaporkan, dan penyalurannya harus ada keterbukaan kepada masyarakat, agar penempatan anggaran bisa menyentuh masyarakat lebih tepat, demi meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Desa.

Belum lama ini, ada salah satu Desa Di Kabupaten Buton yang melakukan pelaporan anggaran dihadapan masyarakat desanya.

Pada tanggal 19 Mei lalu Pemerintah Desa Lawele, melakukan agenda rapat pertemuan dengan masyarakat untuk melaporankan pertanggungjawaban ADD, Anggaran Dana Desa, dan PAD Pendapatan Anggaran Desa.

Saat dikonfirmasi melalui WA, Salah satu Pemuda yang mengikuti Rapat tersebut, Risky Muallah, mengatakan ” Anggaran Dana Desa Yang dilaporkan oleh kepala Desa, sejauh ini, tidak transparan hal tersebut” tuturnya. Rabu, 26/5/2021.

“Saya selaku, pemuda Desa Lawele menolak keras laporan tersebut” ucapnya.

Tambahnya, Risky, pemerintah Desa Lawele terindikasi atau di duga telah menyelewengkan anggaran, dalam tugas kebijakan mereka sebagai pejabat publik.

“Oleh karena itu pemuda Desa Lawele MENOLAK Laporan tersebut dan memberi jangka waktu agar pemerintah Desa Lawele dapat menyelesaikan laporan pertanggungjawaban secara transparan” ungkapnya.

Tambahnya, Karena Dana Desa ini adalah uang rakyat yanng di berikan lewat pemerintah desa, agar supaya mampu mensejahterakan rakyatnya.

“Pemerintah Desa seharusnya peduli serta melakukan tranparansi anggaran karena itu merupakan kewajiban pemerintah sebagai penanggungjawab yang ada di Desa Lawele, Oleh karena itu kami pemuda akan terus mengkritisi semua kebijakan pemerintah Desa Lawele yang tidak menguntungkan rakyat” Tegasnya.

Liputan : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed