oleh

Tanaman Kopi Perlu Pengembangan Swadaya Masyarakat

-BUSEL, SOSBUD-1927 Dilihat

“Dengan Adanya kelompok Tani tanaman kopi akan berkembang khususnya wilayah Buton Selatan”

SPNews.com, Buton Selatan – kopi merupakan salah satu tanaman yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh di mana setiap orang dapat menjadi lebih baik ketika sedang meminum kopi. tidak hanya di tanah Jawa di pulau Buton pun sudah ada tanaman kopi namun hal ini belum bisa dikatakan maju karena para petani kopi belum sejahtera dari hasil tanaman kopinya.

Foto, Bincang-bincang Soal kopi Buton bersama tim spionnews.com

Saat dikunjungi oleh Tim spionnews.com, salah satu, tokoh pemuda dari desa Haedea, Roadi mengatakan “Perkebunan yang ada di Handea dan Rongi Perlu adanya penataan tanaman kopi,” tuturnya.8/6/2021

Lanjutnya, saat ini tanaman kopi di daerahnya sangat perlu adanya campur tangan dari pemerintah setempat dan daerah.

“Hal ini disebabkan pantauan di perkebunan yang ada,bahwa masih belum tertata rapi,dikarenakan masyarakat yang menanam kopi masih kurang tertata, tanaman kopinya, masih bercampur bersama tanaman lain, yang dapat mempengaruhi proses buah yang semestinya” Jelasnya.

Kata Roadi, Hal ini perlu adanya pembinaan cocok tanam kepada masyarakat dari pihak pemerintah khususnya, Dinas Pertanian, agar tanaman kopi bisa menjadi hasil produksi daerah.

Roadi mengangkat sumber pangan kopi, ia yakin kopi dapat menciptakan produksi lokal yang bisa menjadikan perekonomian daerah yang berkembang,dapat menambah lapangan pekerjaan terhadap masyarakat.

Roadi menjelaskan,Dinas Pertanian mempunyai tanggungjawab penuh tentang ini.”agar pertanian masyarakat bisa berkembang dengan baik dan terciptanya lapangan pekerjaan juga kurang nya pengangguran di dalam daerah.

Roadi, selanjutnya: Kekhawatiran yang ada sebagai pengembangan kopi yang ada di Buton Selatan, adalah jagan sampai ketika sponsor kopi yang di lakukan nya sudah baik pemasaran nya, tiba-tiba merosot (berhenti) akibat kurangnya bahan mentah yang tersedia dalam daerah tersendiri.”Faktor inilah yang ia tegaskan agar ada support (Perhatian Pemerintah) khususnya Dinas Pertanian untuk siap kerjasama dengan masyarakat.

Wartawan Spionnews.Com Menyimpulkan bahwa Luasnya perkebunan di wilayah Rongi-Hendea sungguh rugi jika tidak di gunakan untuk tanaman kopi yang dapat melahirkan produksi kopi yang handal.

Sebagai Penikmat Kopi Buton, Heri menambahkan “Jika tanaman kopi dapat dikembangkan besar kemungkinan (harapan) Akan mengurangi lapangan pekerjaan masyarakat setempat bahkan dalam cakupan wilayah Buton Selatan, sistem pengembangan akan melibatkan para pelajar ,guna pelajar tersebut bisa terdidik bagaimana cara hidup yang mandiri juga dapat menopang biaya studi belajarnya sampai selesai studi tanpa harus membebani orang tua” ucapnya.

Harapannya, kepada pemerintah daerah dalam kesempatan saat ini,bisa mengadakan sosialisasi terhadap masyarakat bagaimana untuk bisa melahirkan produksi kopi hitam daerah sendiri khususnya daerah Buton Selatan, dari kajian yang ada bahwa pertanian masyarakat khususnya di kepulauan Buton Selatan masih sangat memprihatikan dari dulu sampai sekarang masih menggunakan sistem manual sehingga perlu adanya campur tangan pemerintah mengarahkan masyarakat untuk mengolah perkebunan yang ada di daerah masing-masing.

Liputan:Crew Spionnews.Com

Editor : hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed