oleh

Sampah Pelni, Jadi Karya Nyata Masyarakat

-BAUBAU, HEADLINE-636 Dilihat
Foto : Kampung Pelni saat malam hari

“Kampung Pelni Melahirkan Kota Sehat Dan Masyarakat Kreatif”

SPNews.com, Baubau – Dengan berdirinya Kampung Pelni maka limbah sampah yang ada pada Kapal Pelni akan terkhusus penempatan sampahnya, bahkan bagi sampah yang telah di olah, dapat di pajang di Kampung Pelni. Hal ini dilakukan untuk bisa menjadikan sampah produktif, (diproduksi) sampah akan menghasilkan berbagai hasil kerajinan tangan.

Spionnews.Com,saat menjumpai,Abdul Herman Salah Satu Utusan dari Jakarta Untuk Pengembangan Olahan Sampah,Ia menjelaskan limbah sampah sangat disayangkan jika di buang begitu saja, pada hal manfaat dari sampah tersebut sangat baik jika diolah (Di produksi )antara lain:

1. Sampah organik yang di olah akan menjadi pupuk seperti bekas kopi,dll.
2. Kaleng bekas Popok,ketika di olah akan menjadi pot bunga;
3. Botol AQUA yang Seharusnya menjadi sampah akan menjadi suatu keindahan bagi kita ( Hiasan,Daun Bunga dll ) disesuaikan keinginan oleh seniman;

Foto pot bunga dari sampah, bahan kain atau handuk bekas..
Foto : sampah botol jadi dinding dalam menghiasi Kampung Pelni

Abdul Herman berkata “Jagan Bilang mekanisme,tapi harus bukti nyata”ungkapnya.beberapa pekan lalu.

Tambahnya, walupun nilai ekonominya kecil, Namun Jagan melihat dari sisi itu’akan tetapi bagaimana nilai yang bisa memberikan manfaat bagi kita manusia.

Ungkapnya, Tujuan dari agar semua sampah-sampah yang di kapal Pelni, Akan dikumpulkan (diantar) di Kampung Pelni yang ada di kota Bau-bau Kecamatan Wolio Kelurahan Kadolokatapi, Semua sampah Pelni akan di fokuskan di Kampung Pelni tidak lagi di buang sebagai mana biasanya (Tempat Sampah) Ungkapnya!

Di Kampung Pelni menampung limbah apa saja,disini siap mengolah! Tuturnya!

Pak Abdul Herman,saat ini hanya bersifat seremonial (Pembuka)Awal saja Namun Selanjutnya akan di lanjutkan oleh yang Menjaga/Pengelola yang bertanggung jawab di Kampung Pelni, dia hanya menerapkan, mengajarkan kreatif ini hanya sampai 2022 saja.Tuturnya!

Abdul Herman Lewat media ini pula menyampaikan bahwa Kampung Pelni tidak hanya bersifat Produksi limbah (Sampah),Akan tetapi sekaligus menjadi suatu Icon Wisata Kota Bau-bau, melahirkan seniman yang handal demi generasi yang kreatif.

Wartawan Spionnews, menyimpulkan tidak ada yang tidak bisa untuk melahirkan suatu pekerjaan dan yang tidak bisa menjadi bisa,akan tetapi jika punya niat dan tekad untuk bisa bekerja dan berkreatif untuk menjadikan suatu penghasilan dan kebutuhan hidup.”Pasti Bisa”Asalkan Keinginan, Kemauan Ada.

Peliput.Crew Spionnews.Com.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed