oleh

Sosialisasi Puskesos, Polima Sejahtera

-BAUBAU-512 Dilihat

SPNews.com, Baubau – Kementrian Sosial Republik Indonesia mengadakan Pembukaan Sosialisasi Pembentukan Puskesos SLRT “Polima Sejahtera”, Kamis,24/6/2021. bertempat di Ruang Rapat lt. 2 Kantor Walikota Baubau.

Saat ditemui Kepala Dinas Sosial Kota Baubau, Abdul Rajab Mengatakan ” Puskesos (Pusat Kesejahteraan Sosial) Sistem Layanan Rujukkan Terpadu ( SLRT) secara garis besar layanan ini, akan berlanjut dengan pelayanan Bintek ( Bimbingan Teknis) dari pihak Kementerian Sosial RI” Ungkapnya Ketika selesai Makan Siang.

Ia menambahkan Untuk hari ini masih tahap sosialisasi, dan perkenalan Puskesos tentang bagaimana cara kerjanya, yang akan diterapkan di setiap Kelurahan yang ada Di Kota Baubau.

“Layanan ini seperti pusat pengaduan masyarakat tentang masalah sosial yang ada di lingkungan terdekat, dimana Layanan ini menjadi salah satu fasilitasi untuk menyalurkan masalah sosial kepada pihak Pemerintah Terkait” tuturnya.

Rajab mencontohkan, Bila ada Masyakarat yang awalnya mendapatkan bantuan KIP Kartu Indonesia Pintar, atau bantuan sosial lainnya, yang awalnya menerima dan selanjutnya tidak menerima, maka dapat dilaporkan kepada pihak Puskesos yang ada di Kelurahan masing – masing tidak perlu lagi ke Dinas Sosial.

“Para tenaga kerja Puskesos ini, bertempat di Kantor Kelurahan, dimana mereka diberikan Fasilitas yang terhubung langsung dengan Kementrian Sosial RI, seperti HP android, dan Berangkat Leptop” jelasnya kepada wartawan saat itu.

Ia menambahkan, Bila ada orang yang belum mendapatkan Bantuan Sosial seperti PKH, atau KIP maka Puskesos akan memfasilitasi hal tersebut agar orang itu bisa mendapatkan bantuannya, dengan menghubungkan kepada Dinas Terkait yaitu KIP dengan Dinas Pendidikan dan PKH dengan Dinas Sosial.

“Puskesos akan memberikan pelayanan lebih cepat dalam mengfasilitasi masalah – masalah sosial yang ada di masyarakat” ucapnya.

Rajab Mengungkapkan, Bahwa Puskesos hanya perubahan nama dari pendamping PKH, atau pendamping Bansos, dimana dengan adanya Puskesos maka layanan ini akan lebih terpusat, dan lebih cepat penahanannya.

“Untuk saat ini, masih 20 Kelurahan dulu, dengan uji coba sementara di 2 Kelurahan yaitu Lamangga dan Wale, Bila baik dan lancar maka akan bertahap dilaksanakan di kelurahan lainnya” ucapnya.

Liputan : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed