oleh

AMKPB, Tuntut Aspalkan Jalan Motaha – Lambuya

-HEADLINE-592 Dilihat

SPNews.com, Kendari – AMKPB Kembali Turun Menagih Janji Pengaspalan Jalan Motaha – Lambuya di Depan Kantor DPRD dan PU Provinsi Sultra Yang Tak Ditepati.

Aliansi Masyarakat Kecamatan Puriala Bersatu (AMKPB) Kembali turun melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD dan Dinas Pekerjan Umum (PU) Provinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA) untuk menuntut janji pengaspalan jalan Poros Motaha – Lambuya. (Rabu, 7 Juli 2021)

Unjuk rasa yang dilakukan dengan masa aksi sekitar Seratus orang itu berjalan dengan baik dan kondusif di depan Kantor DPRD Provinsi dan Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Sultra

Jenderal Lapangan AMKPB, Widodo Menyampaikan dalam orasinya bahwa “Sudah kurang lebih tujuh bulan setelah kami melakukan pemboikotan jalan Poros Motaha – Lambuya dan kami dijanjikan bahwa jalan Poros Motaha – Lambuya akan masuk dalam Skala prioritas pengaspalan di tahun anggaran 2021 tetapi sampai hari ini belum juga terealisasi” Ungkapnya

“Jika Pemprov Sultra tidak lagi sanggup untuk melakukan perbaikan jalan Poros Motaha – Lambuya maka segera naikan statusnya menjadi jalan nasional dari pada jalan tersebut hanya menjadi problem yang tidak terselesaikan” Tegasnya Widodo dalam mengakhiri orasinya.

Masa aksi yang berada di depan kantor DPRD Provinsi, Tidak ada satu orangpun anggota DPRD yang keluar menemui mereka dengan alasan sedang ada kegiatan mendadak yang tidak bisa ditinggalkan

Sementara itu pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi saat ditemui di depan kantornya mengatakan “Setelah pembahasan anggaran tahun 2021 ini Jalan Poros Motaha – Lambuya tidak mendapat pengaspalan hanya pemeliharaan jalan saja” ungkapnya. Seorang perwakilan PU, kepada Mahasiswa yang ada di depan Kantor PU.

By Reporter : Ld. Anang Saptawan

Editor : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed