oleh

Tokoh Pemuda Aan Prasetia, Proyek Desa Tidak Tepat Fungsi

-HEADLINE, SOSBUD-1208 Dilihat

SPNews.com, Baubau – Belum lama ini, sejumlah masyarakat protes secara virtual di media sosial, terkait dengan proyek Pengadaan Rehabilitasi Air Bersih yang ada di Desa Wawotimu, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi. Hal ini menimbulkan sedikit perbincangan yang kurang sehat di kalangan Masyarakat Tomia, khususnya Tokoh Pemuda yang ikut mengawasi jalannya proyek tersebut, yang dianggap kurang bermanfaat bagi desanya.

Ketika ditemui, salah satu Tokoh Pemuda Kecamatan Tomia Timur, Aan Prasetia, SH mengatakan; “Penolakan ini sudah kami sampaikan kepada BPD Desa Wawotimu, pembangunan proyek itu dari awal ditolak masyarakat, karena beberapa pertimbangan dimana proyek itu bukan skala prioritas bagi masyarakat di Desa Wawotimu ini,” tuturnya, Sabtu,24/7/2021.

Pertimbangannya, masih kata Aan, sekarang masyarakat desa itu bukan butuh air, karena sudah ada air bersih dari PDAM dan sudah ada dari 2 tahun yang lalu. “Sedangkan dari pihak pemerintah desa selalu mau dipaksakan untuk membuat program penyaluran air bersih di desa ini, sedangkan kami dari masyarakat tidak lagi butuh air” tegas Alumni Mahasiswa Hukum UNIDAYAN 2021 itu, dari Asal Desa Wawotimu, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi.

Menurutnya, hal itu merupakan pemborosan anggaran dan kesia-sian, sekarang siapa yang akan pakai itu air dari proyek desa yang dianggarkan sebanyak 98 Juta. “Pemanfaatannya untuk apa? Janganlah asal ada proyek, yang nantinya kurang dibutuhkan oleh masyarakat, sedangkan Masyarakat butuhkan proyek desa yang bisa menunjang perbaikan fasilitas desa yang lebih optimal, dan harus jelas juga peruntukannya, agar bisa membawa kebermanfaatan yang lebih baik bagi masyarakat.” ungkap Tokoh Pemuda Desa Wawotimu.

Liputan : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed