oleh

Selamatkan Laut Dengan Sejahtera Nelayan

SPNews.com, Baubau – Biota laut harusnya, di tangkap dengan cara yang baik agar tidak mengakibatkan rusaknya ekosistem laut, belum lama ini kejadian yang dilakukan beberapa warga melakukan pegemboman di laut, hal ini menjadi perhatian khusus bagi beberapa aktivitas lingkungan.

Ketika di konfirmasi melalui via WA Aktivis Lingkungan, sekaligus Pimpinan Forum Ekosistem Pariwisata Kepton, Petra Mamonto mengatakan “Kerusakan lingkungan bukan hanya persoalan kasus Bom Ikan tetapi kasus illegal logging dan pengerukan pasir putih di pantai. Langkah Polairud adalah langkah tepat dan sudah saatnya kegiatan perusakkan biota laut wajib dituntaskan apabila ada oknum melawan hukum” Ungkapnya, Selasa, 27/7/2021.

Ia menambahkan dalam via WA, Laut adalah milik kita semua dan wajib kita jaga kelestarianya Karena akan berdampak baik pada generasi kita terutama masa depan Nelayan. Terumbu karang adalah bagian dari sistem mata rantai makan memakan.
“Kesehatan karang akan berdampak pada jumlah ikan, Jika rusak semua maka rusak semua mata pencaharian Nelayan. Siapa yang bertanggung jawab ?” Ungkapnya.

Kata Petra, Kasus bom ikan bukan hanya terjadi sekali dan selalu terjadi sejak lama. Pergantian Pemerintahan se Kepton yang tidak mau memberi edukasi dan regulasi pencegahan ikut bertanggungjawab. Karena pembiaran Nelayan melakukan ledakan Bom bawah laut.

“Sudah saatnya pemerintah setempat untuk sadar karena Kerusakan Terumbu karang berdampak pada semua sektor khususnya sektor Pariwisata dan sektor perikanan. Kita malu berpromosi laut dan pantai kalau masih ada juga kerusakkan dan sampah Plastik dan tidak ada gunanya Pemerintah melakukan pengembangan Pariwisata kalau lingkungan yang menjadi basisnya rusak Oleh oknum” Harapnya. Direktur Lempedesta Kepton.

DPRD juga, ungkap Petra, wajib kita kritik karena fakta dilapangan adalah bukti minimnya perhatian mereka. Dalam waktu dekat Saya dan Forum Eksistem Pariwisata Kepton akan melakukan kunjungan ke Kantor Polresta Kota Baubau untuk membahas kerja sama, Tindakan tegas tanpa pandang bulu, meminta Polairud lebih aktif dan semua Upaya Tindakan POLDA SULTRA DAN POLRESTA KOTA BAUBAU wajib kita dukung penuh utk menghentikan aksi BOm ikan.
“Kalau perlu melakukan sweeping pemeriksaan sebagai upaya pencegahan bagi oknum yang menyimpan Bahan bahan peledak sebelum terjadi dilaut kita. Semua aktivitas Nelayan kita dukung tanpa harus merusak biota laut. Forum Ekosistem Pariwisata Kepulauan Buton akan melakukan sosialisasi kedepan bagi para nelayan termasuk ikan-ikan apa yang perlu dilindungi” jelasnya. CEO Tarsier Adventurer itu.

Petra berkata, Ini penting untuk kelestarian, Kita mau para nelayan sejahtera tetapi mereka perlu edukasi penting bahaya yang mengancam. Forum juga akan meminta semua pemerintah se Kepton agar ada kelembagaan dibangun Oleh pemerintah untuk rehabilitasi dan pengembangan Pariwisata khususnya sektor laut dan pantai.
“Kami di Forum akan minta ada pos Polairud di Pulau Liwutongkidi atau Pulau Ular sebagai branding Pariwisata International” Imbuhnya.

Liputan : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed