oleh

Baubau Level 3 PPKM, Masyarakat Patuh

-BAUBAU-749 Dilihat

SPNews.com, Baubau – Berdasarkan Surat Edaran dari Pemerintah Kota Baubau, Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masarakat (PPKM). Nomor 11 Tahun 2021 tentang, Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masarakat berbasis mikro, dan mengoptimalkan Posko pengamanan dalam rangka pengendalian pencegahan corona virus. DISIASE 2019 (Covid-19) di Kota Baubau mulai dari beberapa hari lalu.

Dalam surat edaran tersebut yang di tanda tangani oleh Walikota Baubau AS. Tamrin menyebutkan “Adanya perubahan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Berbasis Mikro Kota Baubau naik menjadi kreteria Level 3” ungkapnya dalam surat edaran tersebut, Kamis, 29/7/2021.

Ia menetapkan, sebagaimana ditetapkan, dalam Instruksi Mentri Dalam Negri Nomor 26 Tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan, Pembatasan Kegiatan Masarakat, (PPKM). Level 3, Level 2, dan Level 1. Serta mengoptimalkan Posko, Penanganan Corona Virus Dissease 2019. Ditingkat Desa, kelurahan untuk pengendalian Penyebaran Corona Virus Disiase 2019. Dan tidak lanjut dari Instruksi, Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 443.2/3163 Tahun 2021.

“Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), berbasis Mikro dan mengoptimalkan posko Corona Virus Dissease 2019 di Provinsi Sulawesi Tenggara, maka diperlukan perpanjangan PPKM berbasis Mikro dan mengoptimalkan Posko penanganan dalam rangka pengendalian dan pencegahan Corona Virus Dissease 2019, di kota Baubau dengan menambahkan” tuturnya.

Ada beberapa ketentuan sebagai berikut:
Pada poin 10. Kegiatan Belajar Mengajar di: a. PAUD, Taman Kanak-kanak (TK), l Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilakukan secara daring/ online, b. Rektor Perguruan Tinggi, Ketua Sekolah Tinggi, dan Derektur Politeknik dan Akademi, Kepalah sekolah Menegah atas/Sederajat, Kepala Raudatul Athafal (RA), Madrasah Tsanawia (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Dan Pasantren agar segera menetapkan kegiatan belajar mengajar secara Daring/online berdasarkan adenduam SE ini
Dan pada poin 11. Kegiatan di tempat kerja/perkantoran di tempatkan 75% ( tujuh puluh lima persen) Work From Home (WFH) dan 25% (dua puluh lima persen) Work From Office (WFO) kepada seluruh Instansi Pemkot, Kesekretariatan DPRD, dan seluruh Instansi Vertikal.
“Demikian surat Edaran himbauan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Baubau. Kepada sekolah, istansi dll.” Tuturnya. Kamis, 29/7/2021.

Liputan : Bardin
Editor : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed