oleh

Jendela Wisata, Goa Perahu Cinta dan Jantung Pisang Terkecil Di Dunia

SPNews.com, Buton Tengah – Akibat PPKM yang semakin dipanjangkan, membuat beberapa destinasi wisata di beberapa daerah terkena dampak dengan menurunnya tingkat pengunjungnya, hal ini pun termasuk pada Objek Wisata di Kabupaten Buton Tengah Desa Rahia, Kec. GU.

Demi melengkapi data Pariwisata di Wilayah Kepton, Tim Luvtrip.id sebagai salah satu agensi layanan informasi tentang Pariwisata Kepton mengambil trip wisata yang ada di Buteng salah satunya yaitu Objek Wisata Kotaeono di Desa Rahia, Kec. GU Kabupaten Buteng, Sabtu, 7/8/2021.

Ketika ditemui saat berada di Tempat Wisata Kotaeono, Ketua Tim luvtrip.id Ardan Mengatakan ” Kami tim ada 8 orang diantaranya, Saya, Muh.Yunan, Arman, Dandi, Adam, dan 1 wanita Arni serta ditambah dengan 2 kawan media online Bang Mail dari Saburonews.com dan Saudara Hariyadi dari Spionnews.com” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk sampai ke tempat ini, kami dari Kota Baubau menuju ke Pelabuhan Ferry Batulo, menuju ke Pelabuhan Ferry Wamengkoli menempuh lama perjalanan berlayar kurang lebih 30 menit, setelah itu untuk sampai ke tempat Wisata Alam (Air dalam Goa) dengan nama terkenalnya, Wisata Kotaeono di Desa Rahia menempuh jarak 20 km dengan lama perjalanan kurang lebih 1 jam ke Desa Rahia, setelah itu, dari tempat Parkir menuju ke Tempat Wisata Kotaeono, masuk jalan kaki sekitar 70 Meter, dengan kondisi jalan tani.

“Dalam Goa yang terbuka dan air yang ada di dalamnya dimiliki oleh Mama Emi, karena areal tersebut masih kebun miliknya dan ditanami ubi, pisang dan beberapa pohon kelapa” ungkapnya.

Di tempat Wisata itu, Kata Ardan, memiliki spot Tanjung Yang bisa melihat kapal Pelni dengan suasama laut yang biru, dalam goanya ada spot untuk berfoto diatas perahu yang digandeng 2 dengan tempat duduk di ujung belakang serta latar bentuk love dan ada bunganya digantung di bentuk love tersebut.

“Diantara tebing – tebing dikirinya terdapat tanaman bunga anggrek yang indah, jarak perahu ke ujung air sekitar 50 meter, dengan trip bolak balik, sekitar 10 menit” ungkapnya.

Saat ditemui pemilik tempat Wisata Kotaeono Mama Emi mengatakan, “Tempat ini milik kebun saya, untuk objek wisata ini sejak dibuka beberapa tahun lalu, banyak yang berkunjung, karena keadaan saat ini, ya kadang masih ada juga yang berkunjung.

Ia menambahkan, untuk masuk harus bayar 2 ribu, untuk naik perahu bayar 10 ribu per orang, selama 10 menit.

Ucap Mama Eni, selain itu disini kami menjual bunga anggrek satu jenis yang bunganya warna unggu, yang beli sudah banyak, kadang dari Kendari, dari Baubau, harga tergantung besarnya, kalau anggreknya masih kecil harganya 25 ribu, kalau yang besar kadang 100 ribu kadang 2 kadang 3, tergantung yang membeli menawar.

Dari hasil pantauan Wartawan Bang Mail, di tempat ini ada Jantung Pisang terkecil di dunia, ukuran jantung pisang tersebut sebesar telapak tangan orang dewasa. Akibat tumbuh di areal bebatuan, pisang tersebut mengecil.

“Hal ini sungguh menarik, selain bisa berfoto kita juga bisa melihat Jantung pisang terkecil di dunia, tidak memiliki buah pisang hanya jantung pisang di tempat Wisata Koraeono” ungkap, Bang Mail.

Liputan : Hari

Jantung Pisang Terkecil Di Dunia, di Desa Rahia Objek Wisata Kotaeono

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed