oleh

Wisata Limbo Wantiro, Dari Masyarakat Untuk Masyarakat

-BAUBAU, PARIWISATA-705 Dilihat

SPNews.com, Baubau – Kota Baubau menjadi salah satu Peserta yang lolos dari 1831Desa Wisata se – Indonesia dari 34 Provinsi, Kelurahan, Kadolomoko memasukkan diri ikut dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia dengan Nama Desa Limbo Wantiro, dan lolos seleksi administrasi sehingga masuk dalam 300 Peserta Desa Wisata lainnya.

Saat di temui di Ruang Kerjanya, Lurah Kokalukuna Wa Ode Nurhayati, S.Ip, M.Si Mengatakan “Saya atas nama Warga Kadolomoko mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak WaliKota Baubau, Bapak Ketua DPD Propinsi Partai Demokrat Bapak Muh. Nurhidayat N. Bapak Wakil WaliKota Baubau, Bapak Sekda Kota Baubau, Para Anggota DPRD Kota Baubau, Ibu Herna Setianegara, Kepala Dinas Pariwisata Kota Baubau, Camat Kokalukuna, Para anggota Pokdarwis Kodolomoko, dan semua teman – teman Pegiat Pariwisata Kota Baubau, yang sudah membantu kami bersama Warga Kadolomoko untuk bisa sejauh ini” ucapnya, Kamis, 19/8/2021. di Kantor Lurah Kadolomoko, Jln. Anoa, No.9 Kota Baubau.

Ia menambahkan, untuk saat ini, Desa Wisata Limbo Wantiro bisa masuk menjadi peserta terpilih dari 1831 lebih menjadi 300 Desa Wisata Indonesia, untuk menuju 100 Desa terbaik, secara umum kamimasuk sebagai Desa rintisan walupun sudah ada beberapa potensi sebagai Desa Wisata seperti Wisata Alam bawah laut, dan Beberapa trip wisata goa yang sangat indah.

“Kami berharap kedepannya ada kerjasama dari semua unsur termasuk pihak pemerintah dengan dinas – dinas terkait yang memiliki potensi untuk dikembangkan Desa Limbo Wantiro lebih baik lagi” tuturnya.

Dari Pihak Swasta juga sangat kami butuhkan, ungkap Nurhayati, termasuk pihak perbankan atau yang lainnya yang mau terus bekerja sama dengan kami, termasuk kawan-kawan dari komunitas yang ada di Kota Baubau untuk menjadikan Desa Limbo Wantiro milik bersama bukan hanya milik warga Kadolomoko.

“Kami juga berharap pihak Polri dan TNI bisa ikut terlibat untuk bisa saling berklaborasi menjadikan Desa Wisata Limbo Wantiro sebagai Laboratorium percobaan pariwisata lintas sektor dimana dari semua pihak termasuk akademik dan kawan – kawan kreatif bisa ikut terlibat dalam proses pengembangan sektor Pariwisata untuk Kota Baubau” jelasnya.

Untuk Konsep Desa Wisata Limbo Wantoro, Kata Wa Ode Nurhayati, adalah CBT ( Community Based Tourism) dimana akan kami hadirkan konsep dari masyarakat untuk masyarakat, demi menjamin regenerasi bisa terus bertumbuh dan berkembang.

“Dari lingkungan masyarakat yang dekat, maka pariwisata ini akan tumbuh ekonomi baru yang bisa menghasilkan untuk generasi berikutnya yang tidak pernah habis” tuturnya.

“Karena konsep wisata ini, berbasis masyarakat maka butuh kesadaran dan dukungan dari semua pihak untuk ikut mengsosialisasi program Desa Wisata Limbo Wantiro ini” ucapnya.

Dukugan dari Dewan, ucap Lurah Kadolomoko lanjutnya, sangat kami harapkan agar bisa membuka akses lebih jauh, untuk membawa Kelurahan Kadolomoko sebagai Desa Wisata Limbo Wantiro mencapai puncak 50 Anugerah Desa Wisata Indonesia yang akan diberikan oleh Menteri Pariwista dan UMKM Republik Indonesia.

Liputan : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed