oleh

Rektor Universitas Muhammadiyah Buton Pemateri Webinar Nasional Literasi Digital

-BAUBAU, PENDIDIKAN-786 Dilihat
Rektor Universitas Muhammadiyah Buton Dr. Wa Ode Alzarliani, SP, MM

“Menyorot Cara Menyuarakan Pendapat Di dunia Maya”

SPNews.com, Baubau – Kegiatan Program Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kemkominfo bersama GNLD (Gerakan Nasional Literasi Digital) Siberkreasi menjadi salah satu akses edukasi literasi digital di seluruh Indonesia yang mencakup 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Tanggal 26 Agustus 2021, beberapa agenda webinar berlangsung di wilayah berbeda. Salah satunya untuk wilayah Buton Sulawesi Tenggara.

Dalam kegiatan Webinar dengan tema besar “Bersama melawan Kabar Bohong” dipandu moderator Artha Senna, seorang jurnalis dengan menghadirkan 4 pembicara, 3 Narasumber yakni Zainal J Ishak (Fact Checker Tempo), membahas tentang Kecakapan digital yang mengulas tentang Informasi Digital, Identitas dan Jejak Digital, Marsia Sumule Genggong (Akademisi Ilmu Komunikasi dan Jurnalistik UHO), membahas tentang Kecakapan digital Safety yakni tips dan pentingnya Internet Sehat, Dr. Wa Ode Al Zarliani, SP, MM Rektor Universitas Muhammadiyah Buton membahas tentang Budaya Digital yang menyorot masalah Cara Menyuarakan Pendapat Di dunia Maya, serta Bardin sebagai Key Opinion Leader yang juga konten creator yang focus membahas tentang Dampak Berita Hoax.

Salah satu narasumber yang Juga Rektor Universitas Muhammadiyah Buton Wa Ode Alzarliani menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga menyampaikan terima kasih telah diberikan amanah sebagai salah seorang Narasumber dalam kegiatan yang telah dicanangkan secara nasional ini.

Menurut Rektor UMB, di era Digital saat ini, berbagai macam peluang dan harapan akan selalu menjadi konsumsi masyarakat buah dari kemajuan teknologi. Namun, tidak menutup kemungkinan, hal negative yang ditimbulkan juga patut diwaspadai. “pengguna media social ini telah merambah berbagai kalangan, ini membutuhkan kearifan dan kedewasaan setiap penggunanya. Semua harus memperhatikan aturan dan etika. Karena semua telah diatur dalam Undang Undang dalam hal ini UU ITE,” kata Wa Ode Al Zarliani dalam pemaparannya.

Meski demikian kata Rektor muda yang belum lama meraih gelar Doktoral ini, semua pihak harus bekerja sama dalam memanfaatkan ruang ruang digital demi kegiatan positif. Sebab, selama ini dunia maya telah digunakan oleh oknum dan kelompok tertentu untuk mengambil keuntungan bahkan dengan merugikan orang lain.

Kegiatan Webinar berjalan lancar dan mengundang interaksi dari ratusan peserta yang turut menyampaikan pertanyaan kepada para Narasumber. Untuk apresiasi bagi para penanya diberikan 10 hadiah dengan Total Rp 1 Juta.

Liputan : BA

Editor : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed