oleh

Roni Muhtar, Pola Semesta Ajukan PO5 Konsep Revolusi Mental

-SOSBUD-467 Dilihat

SPNews.com, Baubau – Gerak Nasional Revolusi Mental, dengan 4 sesi, mulai dari akhir bulan Agustus dan akan berakhir di bulan September. Demi meningkatkan sosialisasi dalam membangun Pola kepercayaan masyarakat untuk bisa bersama – sama menjadikan Kota Baubau maju dalam hidup sehat dan bersih.

Dalam wibiner, Sabtu, 4/9/2021, narasumber pertama Sekda Kota Baubau, Dr. Roni Muhtar, M.Pd mengatakan “Kebersamaan itu seperti permulaan, menjaga bersama merupakan kemajuan, dan bekerjasama merupakan keberhasilan. Tak ada kerja yang tak selesai bila kita semua kompak dan bersatu inilah pola Semesta” ungkapnya.

Kata Sekda, Saat ini kita butuh PO5 sebagai solusi, menyelesaikan semua masalah yang dihadapi dan Gotong royong bersama sebagai bentuk kerja nyata, kepada masyarakat dalam memutuskan mata rantai penyebaran covid – 19 di Kota Baubau.

“Dari konsep yang ada dimana kondisi kita saat ini, masih banyak media informasi yang kurang mengedukasi akan masalah covid, sehingga kurangnya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, maka perlu adanya ide positif untuk bisa meluruskan itu semua” tuturnya dalam seminar online tersebut.

Ide atau gagasan pemerintah dengan keadaan saat ini yaitu pola Semesta, ungkap Roni, dimana pemerintah dan masyarakat bersama- sama dalam bergotong royong, untuk bisa saling mendukung agar bergerak secara karya nyata kembali pada Budaya kita untuk saling mengasihi, saling menghormati, saling menjaga, sehingga kita semua bisa merasakan ketenangan dalam bermasyarakat.

“Pola Semesta, terpantul menjadi salah satu konsep refolusi mental, dimana misi Revolusi Mental yang telah diungkapkan oleh Presiden kita saat ini, bisa terlaksana bila nilai – nilai budaya dalam PO5 atau Sara Pataguna bisa kita laksanakan dalam perbuatan, bukan lagi sekedar wacana melainkan harus mulai dijalankan dari setiap individu masyarakat yang ada” ucapnya.

Dalam nilai PO5, ucap Roni, terdapat pola kebiasaan dalam menjalani kehidupan, dimana mental setiap generasi yang ada, dapat berubah bila mental saling menyayangi, mental saling menjaga aib, mental untuk saling mendukung agar bisa saling bersatu padu, dan mental saling bekerjasama untuk bisa menghadapi masalah bersama – sama antara pemerintah dan masyarakat ada seling kepercayaan.

“Pemerintah telah membuat konsep, nilai PO5, sebagai mercusuar yang selalu mengawasi kita semua dalam menghadirkan sifat hidup saling menjaga, saling kasih sayang serta saling kepedulian untuk membangun Kota Baubau menjadi lebih baik” ucapnya.

Kata Sekda, Berdasarkan arahan dari Walikota Baubau PO5 kita tidak lagi dijadikan bahan untuk saling berdebat, tapi mari kita melakukan konsep ini dalam menjalani kehidupan kita semua, ayo saling kasih sayang, ayo saling menjaga, saling peduli terhadap sesama sehingga mampu menghadirkan Kota Baubau yang ramah dan maju di masa depan.

Dalam akhir kegiatan online, Sekda Kota Baubau Mengaskan bahwa, pola keluargaan, dan penerapan PO5, terbukti berjalan baik dengan banyaknya warga yang mau di vaksin, maka masalah penaganan Covid 19 bisa di tangani, dan penurunan angka Covid.

Liputan : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed