oleh

WCD Aksi Bersih Sedunia, Gabungan Pemerintah,Komunitas, Luvtrip dan Mahasiswa UMU. Buton

-BAUBAU, HEADLINE-468 Dilihat
Foto Bersama, Pimred Spionnews.com, BEM FKIP UMU. Buton dan BEM FKIP UM. Buton (Foto Istimewa)

SPNews.com, Baubau – Hari WCD Word Cleanup Day yang jatuh pada 18 s/d 19 September 2021. Kegiatan Hari Bersih Sedunia, merupakan bagian dari cara mengatasi masalah sampah.

Untuk WCD Sulawesi Tenggara tahun 2021, terpusat di Kota Baubau dan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kota Baubau, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Baubau, seluruh unsur komunitas peduli Lingkungan, Organisasi Mahasiswa dan masyarakat Kel. Palabusa, serta Unsur Pemerintah Kecamatan, dan Lurah se Kec. Lea – lea.

Dalam kegiatan ini, ketika ditemui salah satu peserta dari Unsur Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Musim Buton, Adam mengatakan “Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan tahunan yang sangat baik untuk bagaimana mengembangkan generasi muda untuk peduli terhadap lingkungan, di mana sampah yang menjadi salah satu indikator utama terjadinya kerusakan lingkungan” imbuhnya, Minggu,19/9/2021.

Aksi bersih-bersih ini, Kata Adam, difokuskan pada lingkungan taluk yang ada di wilayah kelurahan Palabusa di mana banyak sekali terdapat sampah-sampah plastik yang dibuang ke laut oleh masyarakat setempat.

“Aksi ini sebab sangat baik bila terus dikembangkan dan terus disosialisasikan secara berkala sehingga masyarakat dan generasi muda bisa bersama-sama memilah sampah dari rumah dan memilah sampah plastik untuk dijadikan tambahan ekonomi” tuturnya. Yang pernah menjadi peserta WCD tahun 2020 lalu.

Harapan Adam, Aksi bersih-bersih ini seharusnya jangan hanya dilakukan setiap tahun sekali, tapi sebaiknya dilakukan setiap sebulan sekali, di lingkungan masyarakat agar mereka dapat lebih sadar dan tahu manfaat memilah sampah plastik dan sampah basah dari rumah masing-masing.

Setelah aksi bersih-bersih di pinggir taluk Kampung Palabusa, acara ini pun menjadi salah satu kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Baubau untuk memberikan 2 tempat sampah, yang 1 berbentuk botol yang disimpan di pinggir jembatan dan satunya lagi tempat sampah berbentuk ikan yang disimpan di pinggir taluk.

Saat ditemui Manager Utama luvtrip, Muh. Yunan mengatakan “Dari hasil kegiatan aksi bersih-bersih sedunia ini, kami dari luvtrip akan mendampingi Kel. Palabusa untuk mendaftarkan Kel. Palabusa sebagai salah satu desa wisata yang ada di Indonesia melalui Program dari Menteri Pariwisata.

Ia menambahkan, dengan aksi bersih-bersih ini, bisa menjadi program utama dalam mengedukasi masyarakat tentang hidup bersih, dan ramah lingkungan dengan tidak membuang sampah plastik ke laut.

“Aksi bersih sedunia ini akan mendidik masyarakat untuk memilah sampah Plastik dari rumah dan kami dari luvtrip bekerjasama dengan Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Lingkungan Hidup, kami hadiahkan 2 Tempat Sampah Plastik, 1 berbentuk botol dan 1 lagi berbentuk ikan” tuturnya setelah aksi bersih-bersih.

Liputan : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed