oleh

IMM Kota Baubau Hadirkan Presiden Pemuda Asia-Afrika

-BAUBAU, HEADLINE-329 Dilihat
Penyerahan cendramata, dari IMM Kota Baubau Kepada Presiden Pemuda Asia-Afrika.

SPNews.com, Baubau – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah(IMM) Se-Universitas Muhammadiyah Buton (UM.Buton) Gelar Masa Ta’aruf Mahasiswa (MASTAMA 2021) bersama Presiden Pemuda Asia-Afrika dan juga perna menjabat Sebagai Ketua Umum DPP IMM Periode 2014-2016, yang bertempat di Aula Universitas Muhammadiyah Buton (UM.Buton) pada tanggal (29/09/2021).

Ini merupakan kali kedua Beni Pramula menginjakkan kakinya di Kota Baubau setelah pada tahun 2015, yang saat itu beliau masih menjadi Ketua Umum DPP IMM, menghadiri Musyda DPD IMM Sulawesi Tenggara yang kebetulan saat itu dipusatkan di Baubau.

Presiden Pemuda Asia-Afrika Beni Pramula hadir dalam MASTAMA IMM 2021 tersebut sebagai pemateri orasi kemasiswaan.

Bang Beni sapaannya, menjelaskan bangsa kita adalah bangsa yang besar, bangsa yang mayoritasnya kaum pemuda atau mahasiswa tetapi sayang melihat kondisi pemuda hari ini, sangat memperhatinkan karena narkoba seolah sudah menjadi serapan pagi, seks bebas bukan lagi hal yang tabu, bahkan agama sekalipun sudah menjadi bahan kuno yang harus dimusiumkan.

“Ini sunguh hal yang memperhantinkan dan kondisi mahasiswa kita hari ini, juga sangat memperhantinkan karena bendera kita sudah jarang berkibar di tengah fondasi dan tiang bangsa yang kian rapu, pena kita sudah jarang mengeluarkan tinta di kertas agitas” tutur Beni.

Pihaknya mengatakan, kelompok pemuda atau mahasiswa hari ini, ternina bobokan oleh kepentingan elit dan kekuasaan, hal inilah yang menghilangkan sebuah jati diri dan keistimewaan yang ada di dalam diri mahasiswa, yang seharusnya mereka menjadi lokomotif sejarah dan perubahan, justru tidak peka pada kondisi dan perkembangan zaman.

“Betapa dasyat sekali seorang anak muda, badan masih sehat, tenaga masih kuat, pikiran masih cerdas, dan kulit indah mengkilat. Banyak sekali ke istimewan- keistimewa yang di miliki oleh seorang anak muda, ironis bila keistimewan-keistimewan yang di miliki oleh anak muda dibiarkan berlalu begitu saja” Imbuhnya.

Kata Beni, sungguh masa muda tanpa semua karya-karya yang produktif, dan tidak mampu mereka wariskan kepada generasi yang akan datang.

Harapan Beni, Mudah-mudahan kita semua bukan di katogorikan kelompok pemuda dan mahasiswa yang hanya menghabiskan waktu kita untuk hal yang sia-sia.

“Maka mari kita tanpa mempersiapkan diri kita untuk hal yang luar biasa, untuk menjadi manusia yang luar biasa, yang menjadi manusia yang berguna bagi kepentingan bangsa dan negara ini” ungkapnya.

“Atau paling tidak menjadi pemuda atau mahasiswa yang dapat membangakan keluarga kita, atau paling tidak berguna untuk masyarakat yang ada di kesekeliling kita” Ucapnya, dalam acara tersebut.

***
Editor : hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed