oleh

Aksi Bersih Pantai, Tim Daeng Lala Jaga Laut Dari Plastik

-HEADLINE-750 Dilihat
Aksi, No Plastik, Dari kiri, Hari, Manuela, Yunan ( Foto : Hari)

“Aksi No Plastik di Pantai Pulau Ular, Jagan Buang Sampah Plastik di Laut”

SPNews.com, Buton Selatan – Potensi wisata yang ada di wilayah Buton Selatan sungguh sangat menjanjikan untuk dikelola dan diberdayakan serta dijaga dengan baik. Hal ini sangat nampak karena banyaknya wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara yang datang di pulau ular atau dahulu disebut Pulau Liwutongkidi dimana pulau ini berada di wilayah kabupaten Buton Selatan yang tidak dihuni oleh masyarakat.

Sebagai salah satu tempat objek wisata tempat ini terbilang sangat kotor karena masih banyaknya sampah plastik yang berserakan di pinggiran pantai, hal ini membuat salah satu wisatawan asal Prancis Manuela Rabaud mengumpulkan kawan dan teman-teman dari tim Deng Lala untuk ikut bersama-sama membersihkan pantai di pulau ular.

Minggu, 3/10/2021. Youtuber Daeng Lala dan kawan-kawan termasuk trans Hero Wilayah Kota Baubau (organisasi peduli lingkungan bertaraf internasional), melakukan pembersihan pinggir pantai Pulau Ular dengan mengangkat semua plastik yang ada di pinggiran pantai.

Ketika ditemui setelah melakukan aksi no plastic, Manuela Rabaud mengatakan ” 2 bulan yang lalu saya datang bersama anak saya di pulau ular ini, tempat ini dan pantainya sungguh sangat indah, namun karena masih banyak sampah plastik yang berserakan membuat saya mengajak teman-teman dari tim Daeng Lala yang membawa saya ke tempat ini, untuk membersihkan sampah plastik agar pantai ini terlihat jauh lebih indah” Ungkapnya, dalam perjalanan melakukan aksi no plastik.

Kata Manuela, Setelah kami melakukan bersih-bersih pantai bersama kawan-kawan Daeng Lala, saya mengucapkan banyak terima kasih karena telah mau ikut peduli tentang sampah plastik.

“Mari kita menjaga alam pantai kita dengan membawa galon atau tempat air minum sendiri sehingga tidak lagi menggunakan air dalam kemasan Aqua gelas dan sejenisnya sehingga sampah plastik tidak kita tinggalkan di pantai ini” tuturnya.

Bila kamu mu pergi ke pantai jangan lupa bersih-bersih pantai dengan mengambil dan mengumpulkan sampah plastik dan jangan membuang sampah plastik ke laut atau di darat, sehingga pantai akan terlihat indah. imbuh Manuela.

“Saya berharap masih banyak waktu untuk kita bersih- bersih pantai lagi, dan No Plastik” pesannya.

Hal senada diungkapkan oleh pengiat wisata Petra Mamonto mengungkapkan, potensi destinasi wisata yang ada di Buton Selatan ini, sungguh sangat baik dan indah oleh karena itu aksi hari ini, kami lakukan sebagai langkah awal untuk menjaga aset destinasi wisata yang ada di wilayah kepulauan Buton di mana tempat ini sangat diminati oleh kawan-kawan dari mancanegara bisa terlihat lebih bersih dan terjaga.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar menempatkan anggotanya di perairan laut selat Buton, sehingga tidak banyak terjadi pelanggaran kerusakan terumbu karang yang ada di dalam laut” imbunya.

ungkap Petra, Kami juga akan meminta agar kawan-kawan dari tim Daeng Lala diberikan ruang untuk mendirikan posko penjaga di pulau ular ini, agar bisa memperhatikan sampah plastik yang ada di pinggiran pantai dan sampah-sampah plastik lainnya, serta menjaga agar nelayan nakal tidak lagi merusak karang dan ikan yang ada di daerah ini.

“Kami mendapat informasi dari nelayan lokal bahwa banyak terjadi pengeboman ikan, mengakibatkan habitat laut di selat Buton menjadi hancur dan rusak” tuturnya.

Aksi No Plastik pertama ini, kata Petra, akan terus kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan memberikan contoh kepada generasi agar selalu menjaga alam kita dari sampah plastik, karena sampah plastik mengandung banyak bahan kimia yang merusak alam dan kita sebagai manusia juga.

Liputan : AI
Editor : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed