oleh

Polres Baubau, Ungkap Kasus Penganiayaan Anak Di Bawah Umur

-SOSBUD-301 Dilihat

SPNews.com, Baubau- Polres Baubau berhasil mengungkap kasus HD pelaku penganiayaan anak di bawah umur, Selasa, 2/11/2021.

Dari Informasi yang ada, korban penganiayaan tersebut merupakan pelajar di Kota Baubau dan mengalami pembacokan orang tak dikenal di Jalan Sijawangkati, Kelurahan Lamangga, Kecamatan Murhum, Kota Baubau.

Dari kejadian tersebut, salah satu korban mengalami luka robek di bibir bagian atas dan korban satunya luka bacok di pergelangan tangan sebelah kiri.

Kapolres Baubau, AKPB Rio Tangkari dalam konferensi pers mengatakan, kasus penganiayaan tersebut sebenarnya berawal dari kesalahpahaman.

Kata Kapolres, Awalnya tersangka bersama seorang temannya melintas di simpang empat depan lokasi pencucian di Kelurahan Lamangga, Kecamatan Murhum dengan maksud mencari seseorang yang terlibat masalah dengan pelaku.

“Pelaku menemukan 5 pemuda yang sedang duduk di depan pencucian tersebut dan dengan spontan pelaku mengayunkan parang sehingga mengenai 2 orang hingga mengalami luka cukup serius” ungkap, Kapolres Baubau. Selasa,2/11/2021.

Ungkap Rio, Pelaku melakukan penganiayaan tersebut karena sempat tersinggung setelah adanya insiden saling mengejek dengan kelima pemuda tersebut.

“Selain itu, pelaku terlibat kasus pencurian dan kekerasan (Jambret) sebuah handphone di depan sebuah rumah makan di Kota Baubau” imbuhnya.

Pelaku juga melakukan pelanggan terkait kasus pidana penjambretan, ungkap Kapolres, sebuah handphone milik Nindya Amira Asnaini Peri (20) pada bulan yang sama

“Tersangka HD kemudian terancam hukuman lebih dari 7 tahun penjara dan karena pelaku masih di bawah umur, maka atas izin orang tuanya maka diadakanlah penahanan” Terangnya.

“Kami juga sementara mengembangkan kasus tersebut karena dugaan pelaku sudah sering melakukan kasus penjambretan,” Jelasnya. ***

Liputan : Yadi
Editor : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed