oleh

PMII Kota Baubau, Siap Tangkal Radikalisme

-BAUBAU-201 Dilihat
Foto Bersama setelah melakukan Dialog Kebangsaan di Hari Pahlawan Nasional 2021

SPNews.com, Baubau- Pahlawan menjadi icon dalam terbentuknya satu Nagara dalam rangka memperingati perjuangan para leluhur yang berjasa kepada bangsa dan Negara, generasi muda harus ingkatkan kembali tentang perjuangan mereka.

Dalam memperingati Hari Pahlawan, PMII Cab Baubau mengadakan kegiatan dialog kebangsaan yang dirangkaikan dengan Sekolah Aswaja.

Dari kegiatan tersebut, dilakukan Dialog Kebangsaan dengan tema “Semangat Kolaboratif menangkal radikalisme dan intoleransi”.

Kegiatan dialog ini dilakukan di Aula Baruga La Ode Malim kampus Unidayan dengan narasumber Kapolres Baubau, Ketua NU Baubau, Kesbangpol Baubau dan Praktisi Hukum.

Ketua Panitia Rais Akbar Maibara mengatakan “Bagi PMII mengharapkan bahwa soal radikalisme adalah menjadi tugas bersama sebagai anak bangsa. Dan PMII Cab Baubau akan terus menyuarakan betapa bahayanya paham-paham radikalisme terhadap keutuhan bangsa dan negara” Imbunya. Jum’at, 26/11/2021.

Pada kegiatan itu, salah satu narasumber Ketua NU Abdul Muhaimin mengatakan “Bahwa ciri-ciri paham radikalisme adalah minimal dua. Yakni selalu menghujat kebijakan pemerintah dan selalu tidak sepakat dengan konsep musyawarah” Tuturnya.

Ia menambahkan, Hal ini telah dicirikan aliran khawarij, Aliran ini ada sejak zaman Khulafahu Rasyidin.

“Jika ada kader yang selalu membangkang, menghujat pemerintah tanpa ada langkah sejuk dan kajian sebelumnya itu bukan kader PMII. Karena Kader PMII tidak berwatak seperti demikian” Ujarnya.

Hal serupa diungkap juga Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Candra Tangkari mengungkapkan penangkapan beberapa ustad oleh Densus 88, tanggal 16 kemarin, ini dilakukan karena terindikasi sebagai teroris.

Ungkapan lain oleh Ketua III Cabang PMII Alan Rahmadin mengatakan, “Bahwa PMII akan terus eksis mengawal dan mencegah bila ada bibit-bibit radikalisme” tuturnya.

Kemudian lanjut, Kata Alan, bahwa kegiatan dialog kebangsaan yang di lanjutkan sekolah Aswaja ini bertujuan untuk menumbuhkan kader yang Kompatibel dengan ASWAJA.

“Agar kader-kader PMII lebih paham dan mengerti tentang ajaran yang baik dan bagaimana menjadi manusia baik, apalagi menjadi bangsa yang baik” tegasnya.

Liputan : HA
Editor : Jadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed