oleh

Bantuan Sosial Tidak Lewat Kelurahan Watulea

-BUTENG-204 Dilihat

Spionnews.com, Buteng- Keluhan masyarakat Buteng yang tidak menerima bantuan, telah di konfirmasi oleh pihak jurnalis kepada pihak Kelurahan Watulea.

Ketika Tim Jurnalis berkunjung ke Kantor Lurah Watule, jl. Dewi Sartika, Kecamatan GU, Kabupaten Buton Tengah, dan bertemu dengan pihak Kelurahan, maka tim jurnalis Spionnews.com. disambut hangat oleh pihak kelurahan.

Saat berbincang – bincang, Lurah Watulea, Lamira, ST mengatakan “Tidak ada bantuan yang bersumber dari kelurahan, semua bersumber dari pusat” ungkapnya. Senin, 29/11/2021.

Akibatnya kami beberapa waktu lalu di demo oleh masyarakat, ucap Lurah, namun terus terang saja, semua data bantuan sosial datang dari pusat, dan itu data lama.

“Jenis bantuan yang keluar diantaranya ada Bantuan Tunai Langsung ( BLT) , ada PKH, dan beberapa lainnya, sedangkan untuk bantuan PKH itu sendiri, datanya ada di pendamping PKH yang mengaturnya” Tuturnya.

Ucap Lurah, Kami dari pihak kelurahan tidak tahu, karena para pendamping PKH yang turun di masyarakat untuk mencocokkan data para pihak penerima PKH, dimana hal itu merupakan data dari pusat yang diverifikasi oleh petugas pendamping PKH.

“Dimana para petugas Pendamping PKH turun untuk melihat langsung ke masyarakat, dan apakah masyarakat yang terdata pantas untuk menerima bantuan itu atau tidak” ungkapnya.

Dan untuk bantuan BLT itu, ucap Lurah, datanya semua datang dari pusat, dan gara – gara data itu, kami di demo oleh masyarakat. Bahkan anak – anak mahasiswa pun ikut demo kami.

Kantor Lurah Watulea, Kec. GU, Kab. Buton Tengah.

“Dapat dan tidaknya bantuan, bukan wewenang pihak kelurahan, sebab pihak kelurahan bila mengambil data, langsung diberikan kepada pihak Dinas Sosial, dan dari Dinas Sosial langsung mengirimkan data itu ke pusat (Kementrian Sosial. red), Jadi keputusan ada pada pusat” Tegasnya.

Misalkan, jelas Lurah, bila bantuan itu dari pusat ke Dinas dan dinas berikan kepada kami pihak kelurahan, dan kami yang mengatur, mungkin saja penerima bantuan ada yang dapat dan ada yang tidak dapat, ya bisa jadi kami yang salah.

“Tapi yang terjadi sekarang bantuan itu langsung masuk dari pusat ke penerima bantuan, tidak lagi melewati kami pihak kelurahan” hanturnya.

Kata Lurah, Dan kami sudah cukup berupaya agar apa yang diharapkan masyarakat kami bisa terwujud.
Pihak kelurahan juga berharap agar Dinas Sosial pun bisa menentukan data yang jelas, agar solusi dari masyarakat yang ada data namun tidak menerima bantuan bisa teratasi.

Bagi pihak Kelurahan Watulea, bila masyarakat yang ada datanya, maka itu yang diberikan, karena pemerintah kelurahan tidak mau juga menyalahi aturan.

Liputan : HA/DI
Editor : Yadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed