oleh

Muhammadiyah Milad Ke 109 Tahun, Dakwah Pendidikan Demi Kebaikkan

-SOSBUD-223 Dilihat
Suasana semarak Milad Muhammadiyah Ke 109 Kota Baubau.

Spionnews.com, Baubau- Malam puncak Milad Muhammadiyah ke 109 Tahun perserikatan Muhammadiyah, di adakan di Aula Gedung B Universitas Muhammadiyah Buton Minggu, 28/11/2021.

Dalam rangka menyemarakkan Milad Muhammadiyah Angkatan Muda Muhammadiyah membentuk beberapa kegiatan lomba.

Diantaranya ada Lomba Futsal, Lomba Catur, Lomba kuliner khas Buton, Lomba Pentas Seni dan Lomba Tilawatil Qur’an, yang diikuti oleh seluruh warga Muhammadiyah di Kota Baubau.

Selaku Ketua Pemuda Muhammadiyah, sekaligus menjadi Ketua Panitia Milad Muhammadiyah, Kadarisman mengatakan “Kegiatan ini diharapkan bisa memeriahkan Milad Muhammadiyah Ke 109, dan mewujudkan kolaborasi antara Ortom Muhammadiyah yang ada di Kota Baubau” Ungkapnya

Rektor Universitas Muhammadiyah Buton Dr. Wa Ode Alzarliani, S.P., M.M. mengatakan ” Muhammadiyah di milad ke 109 tahun optimis hadapi pandemic 19 menebar kebaikan” Imbuhnya.

Kata Rektor, dirinya berharap Agar masyarakat terus menjaga optimisme untuk bisa membantu negara agar bisa terbebas dari covid 19.

“Muhammadiyah merupakan gerakan kemanusiaan, dimana Kita jadikan sebagai momentum mengukuhkan komitmen” ucapnya.

Ucap Alzarliani, Milad kali ini sungguh sangat luar biasanya dari pada tahun-tahun sebelumnya. Semangat Muhammadiyah tetap ada dan mengalir dalam diri kita semua.

Ketua DPW Muhammadiyah Kota Baubau, Maru’uf mengatakan “Dari lahirnya Muhammadiyah selalu memberikan solusi bagi masalah yang dihadapi oleh bangsa dan negara ini” tuturnya.

Kata Maru’uf, Memberikan pendidikan secara modern Muhammadiyah bukan sekedar untuk diperingati tetap untuk bisa saling bersilaturahmi agar warga Muhammadiyah tetap besar.

“Nilai – nilai persaudaraan , nilai – nilai kebersamaan dalam membangun untuk menyelesaikan masalah – masalah bersama yang ada dalam perserikatan” harapnya.

Ayahanda Mustam, S.P., M.M. Ketua Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tenggara Kanda mengtakan “Bila usia Muhammadiyah dihitung berdasarkan hitungan Bulan, mulai saat itu 1303 Hijriah, sudah 113 tahun bila di hitung dengan kalender Islam” ucapnya.

Kata Mustam, Ternyata Muhammadiyah bukan sekedar 2 kata, Muhammad dari kata Mahmud. ( Suka membantu dan menderma ) anta mahmun , Ahmad itu bentuk kata dari kata Hamid, ( bila sering puasa Senin Kamis), dan bila ada orang yang suka sholat malam yang tidak pernah putus.

“Kyai Ahmad Dahlan, memberikan nama Muhammadiyah, karena sudah banyaknya saat itu, membentuk pesantren dengan membentuk kedekatan kepada Allah SWT,
Oleh karena itu, dirinya mengambil jalur dakwah dengan jalan pendidikan”tuturnya.

Menurut Mustam, Mengapa warga Muhammadiyah tetap ada sampai saat ini, karena warga Muhammadiyah digolongkan sebagai orang-orang yang ikhlas .

“Konsistensi gerakan Islam, apapun bentuknya perwujudan dari Islam yang berkemajuan” sapanya.

Menurutnya, Islam itu Wahyu, sedangkan Muhammadiyah itu digerakan untuk menjalankan wahyu itu sendiri.

“Muhammadiyah juga bergerak dalam dakwah, termasuk pendidikan, ekonomi juga dakwah, karena dakwah memiliki pengertian yang luas” tegasnya.

“Muhammadiyah berjuang, dengan Amal mahruf nahi mungkar. Muhammadiyah selalu kembali pada Al Quran dan Sunnah, Namun tetap berkemajuan” ungkapnya.

Ucapnya, Manusia yang baik itu, adalah manusia yang selalu memberikan yang tebaik terhadap sesama manusia.

Liputan : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed