oleh

Pemda Buteng diminta Konsisten oleh Kuasa Hukum terkait Pilkades PAW Desa Baruta, Kec.Sangia Mambulu.

-BUTENG-231 Dilihat

Spionnews.com, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng), menindaklanjuti hasil Rapat kerja Komisi I DPRD Buteng, tentang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Pemilihan Antar Waktu (PAW) dengan mengadakan rapat bersama. Dalam rapat tersebut Pemkab Buteng mengeluarkan keputusan sepihak pemilihan PAW di Desa Baruta, Kecamatan Sangia Wambulu tetap dilaksanakan sesuai kesepakatan Pemkab Buteng dan Badan Permusyarawatan Desa (BPD), Tidak Dengan Kelompok masyarakat.

Keputusan rapat tersebut dilaksanakan oleh Sekretaris Daerah Buteng yang diwakili Asisten II, Arsidik Patola dan dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Pemerintahan, Camat Sangia Wambulu Kapolsek Sangia Wambulu,Danramil 1412 Gu, perwakilan masyarakat Desa Baruta, panitia PAW, dan ketua BPD Desa Baruta bersama anggota, bertempat digedung Aula Kantor Bupati, pada Rabu (19/1/2022).

Adapun hasil disepakati yaitu,
1.Panitia pemilihan Kepala Desa Baruta Kecamatan Sangia Wambulu, dapat menjalankan tugas dan tidak dipermasalahkan.
2.Unsur-unsur peserta musyawarah (Kelembagaan) sebagai pemilih Pergantian Antar Waktu (PAW) tetap dijalankan.
3.Regulasi terkait pelaksanaan Pilkades PAW sangat jelas dan regulasi lainnya sangat terikat satu sama lainnya.
4.Tahapan pelaksanaan pemilihan Pergantian Antar Waktu (PAW) di Desa Barut tetap di lanjutkan.

Menanggapi hal tersebut, LM. Akhyar Fatar Murzian, S.H dan Lukman, S.H selaku Kuasa hukum masyarakat Baruta, Keputusan sepihak tersebut yang dilakukan pemdah Buteng justru kami nilai sangat memalukan dan mencoreng nama baik instansi pemda Buteng Karena nilai tidak tepat sasaran. Seharusnya agenda rapat tersebut membahas tindak lanjut hasil rapat kerja komisi 1 DPRD Kab.Buteng bersama Pemda Buton Kabag Hukum, Tapem, asisten 2, Dinas PMD), Anggota BPD, Camat, Pj.Kades Baruta, panitia pemilihan PAW Desa Baruta dan Kelompok masyarakat pada tanggal 17-01-2022 yang dimana poin kesepakatan nya pertama membahas tentang solusi atau jalan keluar terhadap permasalah pemilihan PAW Kades Desa Baruta dan kedua penundaan Pemilihan PAW Desa Baruta sambil pemda Buteng menyiapkan Perbub tentang Petunjuk Pelaksanaan pemilihan Antar Waktu (PAW) kab. Buteng.
Tapi, Justru Pemda Buteng (Kadis PMD) membahas atau menyampaikan materi tentang regulasi pilkades kan aneh karena sebelumnya sudah dibahas di DPRD. yang lebih ironisnya lagi Pemda Buteng memaksa beberapa kali kepada Kuasa Hukum untuk menandatangani notulen yang merupakan hasil rapat kesepakatan mereka tapi, menolak secara tegas.

Seharusnya Pemda Buteng konsen saja Buat Perbub tentang petunjuk pelaksanaan pemilihan antar waktu (Paw) karena sampai sekarang perbubnya belum ada. Supaya hari ini dan yang akan datang tidak ada lagi permasalah hukum yang terjadi.ungkapnya.

“Jika hasil rapat itu tetap dilaksanakan, meskipun tidak sesuai mekanisme aturan kami akan melakukan langkah-langkah atau upaya hukum sesuai aturan yang ada”jelasnya.

Liputan : Bw

Editor : Harri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed