oleh

Tukang Batu Jadi Bandar Narkoba Di Baubau

-BAUBAU-189 Dilihat

Spionnews.com Baubau, Polres Baubau kembali meringkus 2 pengedar narkoba yang salah satunya baru saja bebas dari penjara.

Berdasarkan laporan dari Wakapolres Baubau, Kompol Bahtiar, S. Sos, Mengatakan “Pada hari Selasa, 15/2/2022, jam 23.15 Wita, di BTN Medibrata Kel. Bukit Wolio Indah, Kec. Wolio, Kota Baubau, telah mengamankan pelaku pengedar narkoba seorang laki-laki an. Si (26), dirinya mengaku bekerja sebagai buruh harian” jelasnya. Senin, 21/2/2022.

Dirinya menambahkan, Kronologi terjadi penangkapan, pada Selasa, 15/2/2022, jam 22.20 Wita, bertempat di Jalan. Anoa, Kel. Waruruma, Kec. Kokalukuna, Kota Baubau. Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Baubau mendapatkan informasi, Bahwa pelaku dan temannya sedang mengonsumsi Narkoba.

“Setelah itu, tim Polres Baubau mengembangkan kasus tersebut, dengan mendatangi rumah pelaku di BNT Medibrata, Kel. BWI. Kota Baubau” ujarnya.

Hasil pengeledahan, Kata Wakapolres, terdapat 51 paket kristal jenis Shabu, dengan berat 19.53 gram, bersama itu 1 timbagan digital, 1 HP Nokia warna Ungu, 1 buah korek api, 1 batang Pirex Kaca, 1 penutup Botol pengisap alat shabu, 1 batang pipet sendok Shabu, 1 bungkus besar saset plastik bening kosong.

“Selain pelaku Si, ada juga satu pelaku lagi yang telah diamankan pihak Polres Baubau, pada Kamis, 17/2/2022. Sekitar 19.35 Wita, an. Ar (33), yang bekerja sebagai tukang batu” Imbuhnya.

Kata Bahtiar, pihak Tim sedang berpatroli, dari arah Baubau menuju arak kec. Bungi, setiba di areal Kel. Liabuku, tiba – tiba tim patroli berpapasan dengan pelaku di jalan dengan mengendarai sepeda motor.

“Kemudian tim patroli mecurigai pelaku, setelah itu Tim memutar balik, dan menghadang pelaku serta melakukan penggeledahan dan hasilnya pelaku didapat membawa 1 bungkusan, dimana bungkusan itu hendak dibuang pelaku, dan berhasil ditemukan oleh salah satu personil, dimana bungkusan itu terdapat sabun Lux warna ungu dan 1 bungkus saset 1 plastik yang berisi butir kristal di duga narkotika jenis Shabu” tuturnya.

Dalam interogasi tersebut, pelaku mengakui bahwa bungkusan itu, diambil di jembatan karena disuruh temannya yang sekarang ini masih berada di Lapas, an. HR, yang sementara menjalani hukuman kasus narkotika

Dari keterangan polisi, pelaku merupakan salah satu tahanan yang baru saja bebas 7 bulan lalu, setelah menjalani hukumannya tahun 2017 lalu. Dan kedua pelaku dikenalkan pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2), subs pasal 127 ayat (1) huruf a, UU. RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Liputan : Hari
Editor : Yadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed