oleh

Muhasabah

-SOSBUD-260 Dilihat

“MUHASABAH”

Oleh: Syamsir A

Mensucikan diri dan mensucikan alam, adalah salah satu makna dari kata nyepi di tahun baru saka. Seluruh umat Hindu di dunia akan merayakan dengan merenung atau bermeditasi, bahkan mereka harus menahan diri dari berkata kata yang tidak perlu, emosi, dan semua hal hal yang dapat membuat hati menjadi kotor, begitu juga dengan menjaga alam dari pengrusakan seperti membakar, dan lain sebagainya.

Tentu umat islam tidak mengenal itu, tapi bukankah islam mengajarkan untuk selalu intropeksi diri dalam hal mengingat dosa dosa yang pernah kita lakukan?

Ya, itulah bentuk renungan atau muhasabah diri yang di ajarkan islam sebagaimana firman Allah Subhana Wata’ala berikut:

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr:18).

Hendaklah kalian lakukan muhasabah atas diri kalian sebelum kalian dihisab. Timbanglah perbuatan kalian sebelum ia kelak ditimbang.”(Imam Al-Ghazali).

Dengan melakukan muhasabah diri, manusia akan membuka hati dan menyadari segala dosanya. Setelah itu, seorang muslim yang taat akan bertaubat dan tak mengulangi kesalahannya. Sebab taubat adalah bentuk penyesalan seorang muslim. Sebagaimana dalam hadist, Rasulullah Sallahu Alaihi Wasalam bersabda “Menyesal adalah taubat.”(HR. Ibnu Majah).

Wallahu a’lam bish-showab.

***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed