oleh

Kabur Dari Rumah, Gadis 16 Tahun Asal Baubau Ditemukan di Kendari

-HEADLINE-227 Dilihat

Spionnews.com | BAUBAU, Nur Cahaya Herdiani, gadis remaja berusia 16 tahun asal Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), akhirnya kembali dipelukan kedua orang tuanya setelah mencoba kabur dari rumah ke Kota Kendari selama empat hari, sejak Sabtu dini hari (06/05/2022) lalu, sekitar pukul 03.00 Wita.

Cahya nekat kabur ke Kendari tanpa tujuan yang jelas, setelah dirinya sempat bersitegang bersama orang tuanya. Beruntung, Cahya yang kebingungan ditolong oleh dua orang perempuan tidak jauh di pelabuhan Kota Kendari yang hendak pulang dari tempatnya bekerja.

“Dua orang itu orang Buton yang kerja di Kendari, karena Cahya ini tidak tau kemana tujuannya makanya mereka tolong dan beri tempat tinggal di rumahnya. Dan selama empat hari itu, Cahya tinggal sama mereka,” kata Hendra, ayah Cahya kepada awak media ini Minggu (15/05/2022).

Hendra menceritakan, anak keduanya itu nekat kabur dari rumah sekitar 04.00 Wita. Dengan berjalan kaki, Cahaya langsung menuju ke Pelabuhan Murhum Baubau menunggu jadwal kapal pagi tujuan Kendari.

“Cahya pergi dari rumah karena sempat ditegur oleh ibunya, saat itu Cahya ditegur karena pulang larut malam. Tidak hanya ditegur, HP milik anaknya itu juga disita ibunya setelah mengetahui anaknya itu sering berbalas pesan dengan seeorang yang baru dikenalnya dari Facebook. Ibunya itu khawatir, takut anaknya ini salah bergaul,” cerita Hendra.

Setelah kurang lebih empat hari berada di Kendari, banyak rekan, sahabat serta keluarga lainnya mengirimkan pesan agar Cahya segera kembali. Dari banyaknya pesan itulah, membuat Cahya terdorong hatinya ingin kembali.

“Akhirnya dia nekat hubungi bibinya yang tinggal di Kendari.

Bibinya itu, Cahya ceritakan semuanya kenapa sampai dia nekat kabur ke Kendari. Bibinya itulah yang pertama kali menjemput Cahya di rumah tempatnya tinggal kemudian menghubungi kami di Baubau,” ucap Hendra penuh syukur.

Sehari setelah perginya Cahya, kedua orang tuanya yang khawatir langsung melaporkan ke Polisi. Setelah 24 jam belum kembali, nama cahya kemudian dimasukkan dalam daftar orang hilang.

Kedua orang tuanya juga makin khawatir, sebab sebelumnya kedua orang tuanya sempat menaruh curiga anaknya tersebut pergi bersama teman pria yang beru dikenalnya dari Facebook. Namun hal itu dibantahkan oleh teman prianya tersebut.

Segala upaya dilakukan oleh kedua orang tua serta keluarga besar Cahya untuk membawa pulang Cahya ke pelukan kedua orang tuanya. Hingga pada akhirnya kabar Cahya berada di Kendari dan telah bersama kerabatnya membuat lega kedua orang tuanya.

Kini Cahya telah berkumpul kembali bersama keluarga tercintanya dalam kondisi sehat. Cahya juga mengaku perginya dari rumah, tanpa ada paksaaan dan bujukan dari orang lain.

Kedua orang tua Cahya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu pencarian Cahya.

“Alhamdulillah, Cahya ini sudah kembali dengan keadaan sehat. Melalui kesempatan ini juga, kita harapkan jangan ada lagi yang menyebarkan isu-isu negatif terkait kabar anak saya. Karena isu yang beredar sekarang ini, itu tidak benar. Melalui kesempatan ini, Cahya juga meminta maaf kepada semuanya, khususnya kepada orang tuanya. Dirinya berjanji tidak akan melakukan tindakan seperti ini yang bisa merugikan dirinya dan orang disekitarnya,” kata Hendra menutup.
***
Editor : Hari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed