oleh

Gaji Guru Tak Di Bayar, Mahasiswa Universitas Muslim Buton Bersuara

-BUSEL-59 Dilihat

“Guru tanpa tanda jasa, Kurang Di Perhatikan Lagi”

Spionnews.com | Buton Selatan, Persoalan di Kabupaten Buton Selatan, ternyata makin Banyak, kali ini persoalan tentang Hak – Hak Guru yang sudah tidak diberikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Selatan.

Akibatnya Mahasiswa mulai angkat suara dengan turun dijalan menyuarakan masalah tersebut.

Saat dikonfirmasi Presiden Mahasiswa Universitas Muslim Buton, Laode Aliyopu
Mengatakan “Dirinya dan kawan-kawan turun kejalan untuk meminta Pemda Busel evaluasi kinerja Dinas Pendidikan Busel” Ungkapnya, Jum’at, 1/7/2022.

Kata Laode Aliyopu, bicara soal puluhan gaji guru yang mengeluh terkait menunggaknya gaji guru yang belum di terima bulan juni 2022.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, dari salah seorang guru yang enggan disebut namanya, sejak 6 bulan terakhir pembayaran gaji mereka selalu di atas tanggal 15” Ungkapnya.

Sementara ASN dinas lain selalu terbayarkan Kepada Instansi Dinas Pendidikan tersebut. kesalahan terkait masalah ini.

“Menurut Saya sangat tidak pantas, apa bila ada oknum-oknum yang mencobah menahan hak gaji guru” tegasnya.

Sebagaimana yang di atur dalam UU No.14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen pasal 1 angka 15 dan 16 tentang gaji adalah hak yang diterima oleh guru atau dosen atas pekerjaanya dari penyelenggaran pendidikan dalam betuk finansial secara berkala sesuai dengan peraturan perundang undangan.

“Tidak hanya itu, dalam pasal 14,15,16,17 dan 18 tentang hak dan kewajiban, dalam pasal ini, jelas bahwa peran Pemda dalam memberikan tunjangan kepada guru” Tuturnya.

Jelasnya, Kata LaOde, Dan banyak lagi aturan lainnya yang mengatur tentang hak-hak seorang guru, Sehingga melihat kondisi ini, patut kami dugai bahwa gaji guru yang selalu menunggak 6 bulan terakhir ini, terindikasi terjadi praktik KKN yang terstruktur.

“Sebab mengingat di Busel hal-hal seperti ini sudah terjadi berulang kali” Imbuhnya.

Dirinya meminta, dengan tegas kepada Pemda Busel untuk mengklarifikasi mengenai persoalan tersebut.

***
Editor: Harri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed